PAUS Leo XIV didiagnosis menderita kanker paru adenokarsinoma. Pimpinan tertinggi umat Katolik itu pun harus jalani operasi untuk pengangkatan lobus bawah pada paru-paru kanannya.
Operasi pun dikabarkan berjalan sukses di Roma, Italia. Melansir dari BBC, Vatikan dalam buletin medisnya mengabarkan Paus Leo XIV menjalani operasi selama 90 menit pada Selasa 13 Oktober 2026 di Rumah Sakit Gemelli di Roma.
"Operasi berjalan sukses dan tidak ada komplikasi. Setelah operasi, Paus terbangun dalam keadaan normal dan kembali ke kamarnya setelah masa observasi singkat," kata Vatikan seperti dikutip BBC.
Lalu apa sebenarnya adenokarsinoma yang didiagnosa diidap oleh Paus Leo XIV? Mari mengetahuinya lebih jauh dalam artikel ini.

Melansir dari Mayo Clinic, adenokarsinoma adalah jenis kanker yang dimulai dari sel kelenjar atau glandula pada bagian tubuh mana pun. Sel kelenjar membantu menghasilkan minyak pada kulit, air liur di mulut, dan lendir yang membantu makanan dan limbah bergerak melalui sistem pencernaan.
Adenokarsinoma bisa terjadi di berbagai titik di dalam tubuh seperti anus, usus buntu, payudara termasuk paru-paru. Gejala yang ditimbulkan juga tergantung pada bagian yang terdapat adenokarsinoma.
Jika pada usus besar, gejalanya adalah adanya darah dalam tinja, sembelit, bahkan merasa sangat lelah. Semua itu dapat terjadi jika kanker menyebabkan pendarahan lambat dan mengakibatkan anemia.
Jika pada paru-paru, gejalanya meliputi batuk yang sepertinya tidak pernah sembuh atau terus memburuk, nyeri dada, hingga batuk berdarah. Melansir dari NCBI, adenokarsinoma paru merupakan subtipe histologis kanker paru yang paling umum di Amerika Serikat dan di seluruh dunia.