Infeksi Salmonella dapat menimbulkan berbagai gejala, seperti diare, demam, kram perut, mual, dan muntah. Gejala umumnya muncul dalam rentang beberapa jam hingga beberapa hari setelah seseorang mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.
Pada sebagian orang sehat, infeksi dapat membaik dengan perawatan yang sesuai. Namun, pada kelompok rentan, termasuk bayi baru lahir, infeksi dapat berkembang menjadi kondisi yang jauh lebih serius.
Bakteri ini berpotensi menyebar dari saluran pencernaan ke aliran darah dan menyebabkan infeksi sistemik. Diare dan muntah juga dapat mengakibatkan dehidrasi, yang berbahaya apabila tidak segera ditangani.
Bayi baru lahir memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum matang sehingga lebih rentan mengalami komplikasi akibat infeksi. Oleh karena itu, paparan makanan yang berpotensi terkontaminasi harus dihindari.
Bayi berusia kurang dari satu bulan, seperti Alena, masih berada dalam tahap awal perkembangan organ dan sistem kekebalan tubuhnya.
Pada enam bulan pertama kehidupan, bayi umumnya dianjurkan memperoleh ASI eksklusif. Apabila ASI tidak tersedia atau tidak dapat diberikan, susu formula yang sesuai dengan usia bayi dapat menjadi alternatif berdasarkan kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan.