Vitamin D juga bisa diperoleh dari makanan, termasuk telur dan produk susu yang telah diperkaya vitamin D. Jika anak diketahui mengalami kekurangan vitamin D, pemberian suplemen sebaiknya dilakukan berdasarkan anjuran dokter anak.
Aktivitas fisik juga penting memperkuat tulang sejak usia muda. Beberapa aktivitas yang dapat mendukung perkembangan tulang antara lain berjalan, berlari, melompat, lompat tali, menari, bersepeda, dan olahraga yang sesuai dengan usia anak.
Aktivitas tersebut tak hanya membantu perkembangan tulang, tetapi juga dapat meningkatkan kekuatan otot, keseimbangan, dan koordinasi tubuh.
Kesehatan tulang tak hanya bergantung pada kalsium dan vitamin D. Anak juga membutuhkan protein, fosfor, magnesium, serta berbagai mikronutrien lain untuk mendukung perkembangan tulang secara keseluruhan.
Karena itu, orang tua sebaiknya tak menjadikan makanan ultra-proses, minuman manis, dan camilan kemasan sebagai bagian rutin dari pola makan anak. Konsumsi makanan tersebut secara berlebihan dapat membuat anak mengurangi asupan makanan yang lebih bernutrisi.