
Elena memang kerap mendapat perhatian karena penampilannya yang elegan. Namun, dia bukan sekadar petenis cantik saja, tetapi kekuatan utamanya di lapangan justru terletak pada kombinasi tinggi badan, servis, tenaga pukulan, dan ketenangan mental.
Servisnya menjadi senjata utama. Elena mampu menghasilkan pukulan pertama yang sangat agresif, kemudian memanfaatkan bola pendek lawan untuk mengakhiri reli.

Dengan kemenangan di New York, koleksi Grand Slam Elena Rybakina makin bertambah banyak. Gelar Grand Slam pertamanya didapat di ajang Wimbledon pada 2022.
Kemudian, Elena lanjutkan kiprah manisnya di Australian Open 2026. Kala itu, dia kalahkan Sabalenka juga di final yang berlangsung di Rod Laver Arnea, Melbourne, Australia, pada 31 Januari 2026 dengan skor 6-4, 4-6, dan 6-4 dalam duel yang berlangsung 2 jam 19 menit.

Tahun ini, Elena kembali juara di level Grand Slam. Dia sukses besar di panggung US Open 2026. Ia kini hanya membutuhkan gelar French Open untuk melengkapi gelar juara di level Grand Slam.
Hal yang membuat pencapaian 2026 semakin mengesankan adalah fakta bahwa Elena Rybakina memenangkan Australian Open dan US Open pada tahun yang sama, keduanya dengan mengalahkan Sabalenka di final. Ia menjadi salah satu dari hanya sedikit petenis putri di era modern yang mampu menjuarai dua Grand Slam lapangan keras tersebut dalam satu musim.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.