Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kena Mental, Cerita Fanny Kondoh Sempat Kepikiran Bunuh Diri Gegara Dihujat

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Minggu, 13 September 2026 |08:17 WIB
Kena Mental, Cerita Fanny Kondoh Sempat Kepikiran Bunuh Diri Gegara Dihujat
Kena Mental, Cerita Fanny Kondoh Sempat Kepikiran Bunuh Diri Gegara Dihujat (Foto: Instagram)
A
A
A

JAKARTA — Gelombang hujatan di media sosial ternyata berdampak besar terhadap kondisi mental influencer Fanny Kondoh. Di tengah sorotan terkait sejumlah momen dalam perilisan film Baby Udon, Fanny mengaku sempat berada di titik terendah hingga terpikir untuk mengakhiri hidup.

Pengakuan tersebut disampaikan Fanny saat menjadi bintang tamu podcast Melaney Ricardo. Sambil menangis, Fanny menceritakan bagaimana hujatan yang diterimanya mulai memengaruhi kehidupan sehari-hari, termasuk perannya sebagai seorang ibu.

“Serangannya terlalu out of my control, dan it make me almost give up. Aku sampai enggak function sebagai ibu,” ujar Fanny.

Fanny bahkan mengaku telah melakukan sejumlah persiapan yang menunjukkan betapa berat kondisi yang tengah dihadapinya. Ia sempat menghubungi adiknya dan menitipkan sang anak, Kazuki atau yang biasa disapa Kazkaz.

“Aku udah WhatsApp adikku, ‘Ini uangku ada di sini, password-nya ini, titip Kazkaz.’ Aku udah WA susterku, aku bilang, ‘Titip Kazkaz, aku tidak kuat, aku capek,’” tuturnya.

Sempat Ingin Bunuh Diri

Fanny juga mengungkapkan bahwa ketika menjalani operasi kecil pada giginya, pikirannya semakin jauh. Ia bahkan sempat mencari cara untuk mengakhiri hidup tanpa rasa sakit.

“Gimana ya caranya bye-bye dengan no no pain, painless gitu? Googling juga,” katanya.

Namun, ketika pikirannya semakin gelap, Fanny justru mendapat bayangan wajah sang anak. Momen tersebut membuatnya kembali memikirkan apa yang akan terjadi jika dirinya benar-benar pergi.

“But the more I googling want to end up my life, Allah tuh ngasih visual muka anakku, Kak Mel,” ungkapnya.

Fanny kemudian membayangkan kehidupan Kazkaz jika dirinya tidak ada.

“Aku kayak, ‘Ya Allah, Nak. Kalau kamu yatim piatu gimana?’” ujarnya.

Ucapan tersebut membuat Fanny tersadar bahwa sang anak masih membutuhkannya. Ia pun berusaha menguatkan diri dan mengurungkan niatnya setelah memikirkan sang anak.

Fanny mengatakan, hingga kini wajah anaknya masih terus terbayang dalam pikirannya.

“Kayak, oh ternyata anak penolong ya,” ucap Fanny.

Seperti diketahui, Fanny Kondoh belakangan menjadi sorotan setelah film yang menceritakan kisahnya dirilis ke publik. Sejumlah momen Fanny dalam rangkaian promosi film menjadi bahan perbincangan di media sosial, termasuk saat dirinya memeluk dr. Gia dalam gala premiere.

Selain itu, Fanny juga menjadi sorotan setelah mengaku takut jatuh cinta kepada Denny Sumargo yang berperan sebagai suaminya dalam film tersebut. Fanny terus dibanjiri hujatan. Bahkan, sejumlah netizen menduga ia bisa menikahi almarhum suaminya karena merebutnya dari istri pertama.

Kini, Fanny mengungkapkan bahwa gelombang hujatan tersebut bukan lagi sekadar komentar yang bisa ia abaikan. Serangan di media sosial disebut telah memengaruhi kondisi mentalnya hingga membuatnya hampir menyerah.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement