Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jagung Segar vs Kalengan, Mana yang Lebih Sehat?

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Minggu, 13 September 2026 |11:10 WIB
Jagung Segar vs Kalengan, Mana yang Lebih Sehat?
Jagung Segar vs Kalengan, Mana yang Lebih Sehat? (Foto: Freepik)
A
A
A

Jagung kalengan tanpa tambahan garam atau dengan kandungan natrium rendah tetap dapat menjadi pilihan yang praktis dan ekonomis. Proses pengalengan memang dapat mengurangi sejumlah nutrisi yang sensitif terhadap panas, seperti vitamin C. Namun, banyak nutrisi lainnya masih berada pada kadar yang relatif mirip dengan jagung segar.

Bahkan, proses pemanasan selama pengalengan dapat meningkatkan kadar karotenoid tertentu, seperti lutein dan zeaxanthin. Kedua senyawa tersebut merupakan antioksidan yang dapat mendukung kesehatan mata.

Dari sisi serat, jagung kalengan juga tidak selalu lebih rendah. Dalam perbandingan satu cangkir, jagung segar mengandung sekitar 2,9 gram serat, sedangkan jagung kalengan sekitar 4,2 gram.

Karena itu, jika ingin membeli jagung kalengan, salah satu hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah daftar bahan dan informasi nilai gizinya.

Pilih produk dengan label “no salt added” atau “low sodium” jika tersedia. Perbedaan kandungan natrium menjadi salah satu faktor utama yang membedakan jagung segar dengan jagung kalengan biasa.

Jika hanya tersedia jagung kalengan dengan tambahan garam, jagung dapat ditiriskan dan dibilas terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Cara ini dapat membantu mengurangi sebagian natrium yang menempel pada jagung.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement