Menurut psikolog Justin A. Barterian, penanganan ADHD memang bisa terbantu lewat obat stimulan yang tepat, ditambah terapi perilaku kognitif (CBT) untuk melatih kemampuan organisasi, perencanaan, dan manajemen waktu. Jadi, gejala seperti susah fokus atau impulsif bisa jauh lebih terkontrol.
Paris juga dengan tegas menyuarakan soal pentingnya menghapus stigma negatif tentang ADHD. Seringkali orang dengan ADHD dituduh pemalas, padahal itu murni gangguan yang pengaruh ke tingkat motivasi dan fokus mereka.
Menurutnya, ADHD justru jadi rahasia di balik jiwa inovatifnya dalam berbisnis, membuat musik, dan melihat dunia.
Pesan penting dari Paris buat kamu yang sedang berjuang dengan ADHD: jangan terlalu keras sama diri sendiri! Tak ada yang salah sama kamu, itu cuma cara kerja otak yang memang beda. Yuk, rangkul keunikan diri sendiri dan jadikan itu sebagai inspirasi untuk terus berkarya!
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.