Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Ini Risiko Paparan Abu Vulkanik bagi Ibu Hamil

Agustina Wulandari , Jurnalis-Senin, 07 September 2026 |19:05 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Ini Risiko Paparan Abu Vulkanik bagi Ibu Hamil
Ilustrasi paparan abu vulkanik bagi ibu hamil. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

Menurutnya, paparan singkat tidak otomatis menyebabkan kecacatan pada bayi. Namun, paparan polusi udara yang tinggi dan berkepanjangan selama kehamilan dikaitkan dengan peningkatan risiko kelahiran prematur dan berat badan bayi lahir rendah. 

“Jika udara sedang berasap atau terjadi hujan abu, kurangi aktivitas di luar rumah, tutup pintu dan jendela serta pantau kualitas udara. Jika harus keluar rumah, gunakan masker yang terpasang rapat, hindari menyapu abu dalam kondisi kering karena abu akan membuatnya kembali berterbangan,” ujar dr. Budi.

Dokter Budi mengingatkan untuk segera periksakan ke dokter jika Moms mengalami sesak berat, nyeri dada, pusing hebat, atau gerakan janin berkurang. “Tak perlu panik, tetap waspada melindungi napas ibu berarti ikut melindungi kesehatan bayi,” katanya.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement