Hingga Mei, rata-rata waktu kerja mingguan di Tiongkok dilaporkan mencapai sekitar 48,2 jam. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan batas waktu kerja yang disebut dalam aturan ketenagakerjaan setempat, yakni 44 jam per minggu.
Karena itu, tren “penuaan di kantor” tidak semata-mata soal menggunakan payung, tabir surya, atau menjaga penampilan. Fenomena ini juga menjadi gambaran keresahan pekerja terhadap lingkungan kerja, beban pekerjaan, waktu istirahat, dan keseimbangan antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi.
Seperti disampaikan seorang pengamat daring, tempat kerja yang layak seharusnya bukan sekadar menyediakan fasilitas tambahan, tetapi menjadi bagian dari hak dasar pekerja.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.