Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wamenkes: Dokter-Dokter Indonesia Berhasil Lakukan Operasi Janin Terbuka Pertama, Terobosan Luar Biasa

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Jum'at, 28 Agustus 2026 |14:22 WIB
Wamenkes: Dokter-Dokter Indonesia Berhasil Lakukan Operasi Janin Terbuka Pertama, Terobosan Luar Biasa
Wamenkes: Dokter-Dokter Indonesia Berhasil Lakukan Operasi Janin Terbuka Pertama, Terobosan Luar Biasa (Foto: Kemenkes)
A
A
A

Hingga saat ini, sekitar 200 kasus fetoskopik laser telah ditangani di RSAB Harapan Kita.

“Untuk pasien ini, datang dikirim oleh sejawat dengan kelainan spina bifida pada usia kehamilan 18 minggu. Ini menjadi kesempatan untuk melakukan repair karena waktunya hanya sampai 26 minggu. Kami bergerak cepat dan mendapat dukungan penuh dari manajemen serta seluruh tim,” ujar dr. Gatot.

Ketua Tim Bedah Saraf RSAB Harapan Kita, dr. Alfi Aulia Rahmah, menjelaskan bahwa myelomeningocele merupakan bentuk spina bifida yang paling berat. Perbaikan kelainan sejak janin masih berada di dalam kandungan diharapkan dapat mengurangi kerusakan saraf lebih lanjut dan menurunkan risiko komplikasi jangka panjang, termasuk hidrosefalus.

“Pekerjaan ini bukan hanya pekerjaan bedah saraf. Semua memiliki peran yang sangat penting. Pada tindakan intrauterin, yang krusial adalah bagaimana menjaga janin tetap stabil. Apabila janin tidak stabil, operasi harus dihentikan,” jelas dr. Alfi.

Menurutnya, keberhasilan prosedur tersebut sangat bergantung pada kolaborasi berbagai disiplin ilmu, mulai dari dokter bedah saraf, dokter fetomaternal, dokter obstetri dan ginekologi, dokter anestesi, perawat, hingga tenaga penunjang lainnya.

Keberhasilan operasi juga didukung kolaborasi dengan Mater Mothers’ Hospital, Brisbane, Australia. Maternal Fetal Medicine Dr. Glenn Radford mengatakan kerja sama tersebut dibangun dengan tujuan meningkatkan luaran kesehatan anak dengan spina bifida.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement