Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Semangka untuk Diet, Benarkah Bisa Turunkan Berat Badan?

Djanti Virantika , Jurnalis-Rabu, 26 Agustus 2026 |10:05 WIB
Semangka untuk Diet, Benarkah Bisa Turunkan Berat Badan?
Semangka. (Foto: Freepik)
A
A
A

3. Mengandung Antioksidan Likopen

Semangka. (Foto: Shutterstock)

Semangka juga mengandung likopen, yaitu antioksidan yang memberikan warna merah pada daging buahnya. Likopen memiliki sifat antioksidan dan telah banyak diteliti terkait manfaatnya bagi kesehatan.

Namun, penting untuk tidak menganggap kandungan likopen sebagai alasan utama semangka dapat menurunkan berat badan. Penurunan berat badan tetap sangat dipengaruhi oleh pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, serta keseimbangan antara kalori yang dikonsumsi dan digunakan tubuh.

Walaupun rendah kalori, bukan berarti semangka boleh dikonsumsi tanpa batas. Semangka tetap mengandung gula alami dan memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi. Karena itu, orang dengan diabetes perlu memperhatikan porsinya dan mempertimbangkan pengaruhnya terhadap kadar gula darah.

Selain itu, semangka termasuk makanan tinggi FODMAP. Pada orang yang memiliki sindrom iritasi usus atau IBS, konsumsi dalam jumlah banyak dapat memicu kembung, gas, atau rasa tidak nyaman pada perut.

Orang dengan penyakit ginjal kronis juga perlu memperhatikan asupan semangka. Utamanya, jika memiliki kadar kalium tinggi dan mendapat anjuran pembatasan kalium dari dokter.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement