SEMANGKA jadi salah satu buah yang difavoritkan banyak orang karena dikenal menyegarkan dan kaya kandungan air. Namun ternyata, untuk penderita diabetes, konsumsi buah semangka ternyata perlu dibatasi.
Pasalnya, semangka memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi yang berarti dapat memicu kenaikan gula darah lebih cepat setelah dikonsumsi. Karena itu, penderita diabetes disarankan lebih bijak dalam mengatur porsi makan semangka agar kadar gula darah tetap terkontrol.

Semangka menjadi salah satu buah yang sangat digemari karena warnanya yang mencolok serta terlihat segar dengan kadar air yang cukup tinggi. Semangka pun bisa meredakan dahaga di panas terik siang hari.
Namun, hal itu tidak berlaku bagi penderita diabetes. Bukan tanpa alasan ada kandungan dalam semangka yang patut dihindari oleh penderita diabetes khususnya kadar gula serta indeks glikemik yang dinilai tinggi.
Lalu berapa kadar gula dan indeks glikemik dalam semangka? Melansir dari WebMD, buah semangka mengandung banyak sekali vitamin dan nutrisi bagi tubuh. Salah satunya seperti vitamin C yang berfungsi penting dalam pembentukan kolagen serta menyerap zat besi. Selain itu, semangka juga sangat bagus untuk menghidrasi tubuh karena kadar airnya yang cukup tinggi.
Kandungan lainnya yang ada dalam semangka di antaranya adalah vitamin A, B5, magnesium serta kalium. Tak hanya itu, semangka juga mengandung 36 kalori, 0,9 gram protein, 0,2 gram lemak, 11,6 gram karbohidrat, 0,6 gram serat dan yang paling penting adalah 9,5 gram gula dalam satu cangkir semangka mentah.
Kandungan gula ini yang harus diwaspadai terutama bagi penderita diabetes. Sebab, kadar gula dalam semangka cukup tinggi bagi mereka penderita diabetes yang wajib mengontrol asupan kadar gula mereka.