MINUM kopi susu bagi sebagian orang bukan sekadar pendorong energi di pagi hari. Kegiatan minum kopi juga jadi ritual wajib sebelum memulai aktivitas.
Namun, tidak sedikit yang justru harus langsung mencari toilet beberapa saat setelah meminum kopi susu. Sensasi mules hingga dorongan untuk buang air besar yang mendadak ini kerap bikin bertanya-tanya, mengapa perut selalu "merekam" reaksi yang sama setiap kali minum kopi susu?

Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik yang juga dikenal sebagai content creator kesehatan, dr. Ayman Alatas, dalam unggahan video di akun Instagramnya membeberkan alasan ilmiah dibalik fenomena unik tersebut. Menurutnya, ada dua faktor utama yang menjadi penyebab perut mendadak mules setelah menikmati secangkir kopi susu.
Faktor pertama kerap tidak disadari oleh banyak orang. Ada kandungan susu atau laktosa di dalam minuman tersebut.
"Sebenarnya bisa karena beberapa hal. Yang pertama, mungkin bukan kopinya. Jadi sebenarnya banyak orang Asia itu laktosa intoleran," ujar dr. Ayman.
dr. Ayman menjelaskan bahwa ketidakmampuan tubuh mencerna laktosa gula alami pada susu sapi sering kali menjadi pemicu utama gangguan pencernaan, padahal sang peminum kerap menyalahkan kopinya. Bagi pemilik kondisi ini, mengalihkan pilihan ke susu nabati seperti almond milk bisa menjadi solusi aman.
"Gue enggak bisa minum susu sapi karena gue enggak bisa mencerna laktosa. Nah, itu yang kadang bikin jadi mules. Tapi orang nggak sadar, menyalahkan kopinya," ungkap dia.

Selain faktor susu, racikan dari kopi itu sendiri juga memegang peranan penting. Kafein yang dicari-cari untuk mengusir kantuk rupanya bekerja secara aktif merangsang pergerakan sistem pencernaan.
"Jadi kan kopi ada kafein ya, that's why itu yang kita cari sebetulnya. Cuma kafein itu sendiri meningkatkan motilitas dari usus. Jadi gampangnya, pergerakan usus itu makin cepat. That's why kenapa kadang bikin mules," jelas dr. Ayman.
Tak hanya merangsang usus, kandungan kafein pada kopi juga berisiko memicu peningkatan asam lambung atau sensitivitas pada area ulu hati bagi sebagian individu.
"Kafeinnya itu sendiri, dia bisa mengiritasi dari lambungnya itu sendiri di beberapa orang. Jadi, beberapa orang yang sensitif kafein, jadinya nggak enak perutnya," tutur dr. Ayman.
Untuk menanggulangi rasa tidak nyaman tersebut, dr. Ayman membagikan tips sederhana bagi para pencinta kopi yang memiliki lambung sensitif. Ia menyarankan agar kopi tidak dikonsumsi dalam keadaan perut kosong.
"So, that's why kenapa kalau minum kopi bagusnya setelah makan buat beberapa orang, biar nggak mengiritasi dari si lambungnya itu sendiri," pungkas dia.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.