JAKARTA - Kesuksesan sebagai bintang sinetron sejak usia muda ternyata tidak selalu membuat Shireen Sungkar merasa bahagia. Di balik penghasilan besar dan aset yang berhasil dimilikinya, Shireen mengaku harus menjalani rutinitas padat hingga nyaris tidak memiliki waktu untuk beristirahat dan menikmati kehidupan.
Shireen mengenang masa ketika dirinya berada di puncak popularitas sebagai pemain sinetron. Ia menjalani syuting hingga tujuh season dengan total 1.007 episode. Dari pekerjaannya tersebut, Shireen mampu membeli rumah dan mobil sendiri, tetapi harus membayar kesuksesan itu dengan waktu dan tenaga.
"Ya pas di situ kan barengan (nyari duit dan nabung). Jadi memang kalau dibilang nyari duit dan nabung, beli rumah segala macam ya pas saat itu. Tapi enggak tenang," ungkap Shireen Sungkar, dikutip dari kanal YouTube C8 Podcast, Selasa (18/8/2026).
Padatnya jadwal syuting menjadi salah satu hal yang membuat Shireen merasa tertekan. Di sisi lain, sang ayah, Mark Sungkar, juga dikenal cukup tegas dalam urusan pendidikan. Meski harus menjalani syuting hingga dini hari, Shireen tetap diwajibkan bersekolah secara reguler dan tidak diperbolehkan mengikuti homeschooling.
"Syuting pulang jam 02.30 WIB pagi, tidur sebentar terus aku langsung SMA jam 06.30 WIB. Masuk sekolah, enggak boleh (homeschooling) sama Papa. Papaku lumayan ketat sih," tambah Shireen.
Ibu tiga anak itu mengungkapkan bahwa dirinya memanfaatkan waktu luang di sela-sela syuting untuk belajar. Sang ayah bahkan akan menghentikan karier aktingnya jika nilai sekolah Shireen mengalami penurunan.
Kondisi tersebut membuat kesehariannya saat remaja hanya diisi dengan kegiatan syuting dan belajar. Meski mampu menghasilkan banyak uang, Shireen merasa tidak memiliki kesempatan untuk menjalani kehidupan seperti remaja pada umumnya.
"Jadi emang padat. Kayak hidup gue tuh kayak dulu tuh syuting, belajar, syuting, belajar, terus belajar gitu kan ya. Duit duit duit duit. Karena enggak ada kehidupan gitu loh, Kak," tuturnya kepada Ivan Gunawan.
Di tengah kesibukan tersebut, Shireen bersyukur memiliki ibu yang membantunya mengelola penghasilan. Uang yang didapat dari bermain sinetron tidak digunakan untuk berfoya-foya, melainkan dialihkan menjadi aset seperti rumah dan mobil.
Sang ibu juga mengingatkan Shireen untuk memiliki tabungan dan tidak bergantung pada penghasilan dari dunia hiburan. Hal itu dilakukan karena karier di industri entertainment tidak selalu berjalan panjang.
"Mama tuh beli rumah, beli mobil. Jadi enggak boros gitu loh. Mama tuh tahu harus punya tabungan. Karena kan syuting tuh enggak selamanya. Jadi Mama tuh enggak mau aku punya cicilan, harus punya cash," pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.