"Nah, pada pria-pria yang obesitas, sebetulnya bisa saja mereka memiliki panjang penis yang normal. Cuma karena banyaknya lemak di tubuh, khususnya di daerah paha dan dekat kelamin, alhasil penisnya ini ketekan dan kemasuk," jelasnya.
Akibat kondisi tersebut, bagian batang penis menjadi kurang terlihat. Dalam beberapa kasus, bagian yang tampak dari luar hanya kepala penis atau glans. Hal inilah yang kemudian dapat menimbulkan kesan bahwa ukuran penis lebih kecil.
"Semakin gemuk, maka semakin masuk pula penisnya. Makanya yang kelihatan kadang cuma kayak kepala penisnya saja, seolah-olah terlihat kecil," lanjut dr. Jefry.
Menurutnya, penurunan berat badan dapat menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk membantu mengurangi penumpukan lemak di sekitar area tersebut. Ketika berat badan dan lemak tubuh berkurang, bagian penis yang sebelumnya tertutup dapat kembali terlihat.
"Nah, kalau kondisi penis yang terkubur ini, maka sangat penting kita harus menurunkan berat badan. Karena kalau lemaknya semakin turun, maka penisnya bisa muncul lagi," pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.