Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Telur Mengapung di Air, Apakah Berarti Sudah Basi? Ini Cara Cek Kesegarannya

Agustina Wulandari , Jurnalis-Minggu, 09 Agustus 2026 |11:05 WIB
Telur Mengapung di Air, Apakah Berarti Sudah Basi? Ini Cara Cek Kesegarannya
Ilustrasi cara mengecek kesegaran telur. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

JAKARTA - Telur adalah bahan makanan pokok, penting untuk segala macam masakan hingga membuat cake. Sayangnya, telur mudah rusak. Meski bisa menyimpannya di kulkas, tapi berapa lama waktu bertahan telur? Bagaimana cara cepat mengecek kesegarannya?

Melansir The Standard, caranya sangat sederhana, cukup masukkan telur ke dalam mangkuk berisi air dingin, lalu perhatikan:

  • Telur berbaring datar di dasar air: Sangat segar.
  • Telur miring atau berdiri tegak di dasar: Sudah disimpan agak lama, tetapi masih aman untuk dimakan.
  • Telur mengapung: Kantung udara di dalamnya membesar, yang menandakan telur sudah menua. Ini butuh pengecekan lebih lanjut. Telur mengapung bukan berarti otomatis busuk, tetapi ini tanda kalau kamu harus memecahkannya untuk mengecek langsung.

Tes Kesegaran Telur dengan Cahaya

Kamu juga bisa mendekatkan telur ke arah cahaya. Kalau kantung udara di bagian ujung telur yang lebih lebar terlihat membesar, berarti telur sudah kurang segar. Prinsipnya sama dengan tes air tadi: seiring menuanya telur, gas di dalamnya akan bertambah sehingga kantung udaranya ikut membesar.

Mengecek Kesegaran setelah Dipecahkan

Setelah memecahkan telur, periksa empat indikator ini untuk menilai kesegarannya:

- Telur yang segar tidak memiliki bau yang mencolok. Kalau kamu mencium bau belerang atau bau tidak sedap, segera buang.

- Putih telur yang agak keruh menandakan bahwa telur tersebut segar (karena mengandung karbon dioksida). Putih telur yang benar-benar bening hanya berarti telurnya sudah lebih tua, bukan berarti busuk.

- Cek bercak merah di dekat kuning telur: Ini adalah bercak darah yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah saat ayam berovulasi. Telur ini tetap aman untuk dimakan.

- Perhatikan warna yang tidak wajar:

  • Kuning-hijau pucat: Warna ini berasal dari riboflavin (Vitamin B2) dan aman dimakan.
  • Putih telur agak merah muda: Ini adalah tanda kontaminasi bakteri, maka segera buang.
  • Putih kehijauan terang atau berkilau: Ini juga tanda kontaminasi bakteri, harus segera dibuang.

Bolehkah Makan Telur Kedaluwarsa?

Selama telur tersebut lolos empat indikator di atas, biasanya telur masih bisa digunakan meskipun sudah dua atau tiga minggu melewati tanggal di kemasannya. Akan tetapi, tetap disarankan untuk segera menghabiskannya.

Kalau kamu makan telur yang sudah melewati batas kedaluwarsa, telur itu harus dimasak sampai benar-benar matang. Hindari memakan telur setengah matang untuk mencegah penyakit akibat bakteri.

Penyimpanan Telur: Berapa Lama di Kulkas? 

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyatakan bahwa telur utuh yang belum dicuci dan disimpan terus-menerus di dalam kulkas bisa bertahan dengan aman selama tiga minggu. Jangka waktu ini lebih lama dari tanggal jual atau baik digunakan sebelum di kemasannya.

Tanggal-tanggal tersebut adalah indikator kualitas, bukan penentu keamanan pangan. Kalau disimpan dengan benar, telur bisa tetap aman dimakan beberapa minggu setelah tanggal tersebut terlewat.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement