
Menurut dr. Atika, apabila batuk sudah sangat jarang dan kondisi anak benar-benar fit, penggunaan masker dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko penularan kepada teman-temannya di sekolah. Dengan cara ini, anak baru bisa masuk ke sekolah kembali.
"Kalau misalnya batuknya sudah sesekali, dia pakai masker sambil ke sekolah," jelas dr. Atika.
Sebaliknya, bila batuk masih cukup sering, anak sebaiknya tetap beristirahat di rumah. Istirahat bisa dilakukan hingga kondisinya membaik.
"Kalau memang batuknya masih sering, lebih baik untuk istirahat di rumah dulu," lanjutnya.
Selain mempertimbangkan kondisi anak sendiri, orang tua juga perlu memikirkan kesehatan anak-anak lain di lingkungan sekolah. Virus penyebab batuk pilek umumnya menyebar melalui droplet saat seseorang batuk atau bersin, sehingga risiko penularan masih ada meski anak sudah tampak aktif kembali.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.