Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sensasi Terbakar saat Buang Air Kecil Jadi Tanda Penyakit? Simak Jawaban Dokter

Niko Prayoga , Jurnalis-Selasa, 21 Juli 2026 |23:09 WIB
Sensasi Terbakar saat Buang Air Kecil Jadi Tanda Penyakit? Simak Jawaban Dokter
Sensasi Terbakar saat Buang Air Kecil Jadi Tanda Penyakit? Simak Jawaban Dokter (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA – Sensasi terbakar saat buang air kecil sering kali membuat seseorang khawatir karena dianggap sebagai tanda infeksi saluran kemih atau penyakit menular seksual. Namun, menurut dokter, kondisi tersebut tidak selalu menandakan adanya penyakit. Pada situasi tertentu, rasa terbakar setelah buang air kecil justru dapat menjadi respons yang normal, terutama jika terjadi setelah ejakulasi.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Adam Prabata, dalam unggahan di akun Threads miliknya menjelaskan bahwa sensasi terbakar saat buang air kecil dapat disebabkan oleh dua kondisi, yakni respons normal setelah ejakulasi atau menjadi tanda adanya gangguan kesehatan, seperti infeksi saluran kemih. Penjelasan tersebut mengacu pada penelitian berjudul Do I Have Urethritis or Something Else? yang diterbitkan Columbia University Health Service pada 2022.

Menurut dr. Adam, kondisi tersebut masih tergolong normal apabila muncul sesaat setelah ejakulasi. Hal ini terjadi karena urine melewati saluran uretra yang masih menyempit dan lebih sensitif sehingga menimbulkan gesekan serta iritasi ringan.

“Bila langsung buang air kecil setelah ejakulasi, urine melewati saluran yang masih sempit dan relatif sensitif sehingga timbul gesekan dan tekanan yang memunculkan sensasi terbakar. Selain itu, semen bersifat lebih basa (alkali), sedangkan urine lebih asam sehingga dapat menimbulkan iritasi kimiawi,” kata dr. Adam.

Dia menambahkan, pembengkakan sementara pada prostat setelah ejakulasi juga dapat membuat saluran uretra menjadi lebih sempit dan sensitif.

“Prostat mengalami pembengkakan setelah ejakulasi. Hal ini membuat saluran uretra menjadi lebih sempit dan sensitif,” tambahnya.

Sensasi Terbakar saat Buang Air Kecil

Di sisi lain, sensasi terbakar perlu diwaspadai apabila keluhan terus muncul saat buang air kecil berikutnya atau disertai gejala lain, seperti keluarnya cairan dari penis, urine berbau menyengat, keruh atau bercampur darah, nyeri pada panggul maupun testis, hingga demam dan menggigil.

“Kondisi ini dapat mengindikasikan infeksi saluran kemih, bahkan infeksi menular seksual,” ujar dr. Adam.

Untuk mengurangi risiko munculnya sensasi terbakar setelah ejakulasi, dr. Adam menyarankan agar tidak langsung buang air kecil. Ia menganjurkan menunggu sekitar 10–15 menit agar saluran kemih kembali rileks.

“Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menunggu 10–15 menit setelah ejakulasi sebelum buang air kecil. Ini memberi waktu sfingter rileks dan sisa semen keluar sehingga iritasi dapat berkurang,” pungkasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement