Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Riset Ungkap Suami Lebih Bikin Stres Ibu daripada Anak

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Jum'at, 10 Juli 2026 |16:11 WIB
Riset Ungkap Suami Lebih Bikin Stres Ibu daripada Anak
Riset Ungkap Suami Lebih Bikin Stres Ibu daripada Anak (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sumber stres terbesar bagi sebagian ibu ternyata bukan berasal dari anak-anak, melainkan pasangan mereka. Temuan ini dikaitkan dengan pembagian tanggung jawab rumah tangga yang dinilai belum seimbang, sehingga beban fisik maupun mental lebih banyak dipikul oleh perempuan.

Survei yang dilakukan Today bersama NBC News pada 2013 melibatkan lebih dari 7.000 ibu di Amerika Serikat. Hasilnya, para responden memberikan skor rata-rata tingkat stres sebesar 8,5 dari 10. Menariknya, sekitar 46 persen responden mengaku suami justru menjadi penyebab stres yang lebih besar dibandingkan anak-anak mereka.

Penyebab Utama

Penelitian tersebut menemukan beberapa faktor yang memicu tingginya tingkat stres pada para ibu.

Salah satunya adalah pembagian pekerjaan rumah dan pengasuhan anak yang dianggap tidak seimbang. Sekitar 75 persen responden mengatakan sebagian besar tanggung jawab domestik masih berada di pundak mereka.

Selain itu, tidak sedikit ibu yang merasa pasangan lebih menyerupai "anak tambahan" daripada rekan yang setara dalam mengurus rumah tangga. Persepsi tersebut muncul karena minimnya keterlibatan pasangan dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari.

Survei juga menunjukkan bahwa satu dari lima ibu merasa kurang mendapatkan bantuan dari pasangan, sehingga kesulitan membagi waktu antara pekerjaan rumah, mengasuh anak, dan kebutuhan pribadi.

Didukung Penelitian Lain

Sejumlah penelitian lain turut memperkuat temuan tersebut.

Penelitian dari Council on Contemporary Families menyebut banyak orang justru mengalami tingkat stres lebih tinggi saat berada di rumah dibandingkan di tempat kerja.

Sementara itu, riset dari Penn State University yang mengukur kadar hormon kortisol menemukan bahwa perempuan cenderung merasa lebih rileks saat berada di lingkungan kerja dibandingkan di rumah. Pola tersebut terlihat baik pada perempuan yang memiliki anak maupun yang belum memiliki anak.

Penelitian lain dari University of California, Los Angeles (UCLA) menunjukkan perbedaan respons antara pria dan wanita terhadap pekerjaan rumah. Pria yang telah menikah memiliki kadar kortisol lebih rendah ketika beristirahat, sedangkan istri mereka mengerjakan tugas domestik. Sebaliknya, kadar stres perempuan justru menurun ketika pasangan ikut membantu mengurus pekerjaan rumah.

Beban Mental yang Sering Tidak Terlihat

Selain pekerjaan fisik, para peneliti juga menyoroti adanya mental load atau beban mental, yakni tanggung jawab untuk mengatur berbagai kebutuhan keluarga, mulai dari mengingat jadwal anak, mengatur keuangan rumah tangga, hingga memastikan kebutuhan sehari-hari terpenuhi.

Penelitian yang dipublikasikan di arXiv menemukan bahwa perempuan lebih sering menjadi pihak yang memegang tanggung jawab organisasi dalam rumah tangga. Akibatnya, mereka lebih rentan mengalami kelelahan emosional dan merasa kurang puas dengan pembagian peran bersama pasangan.

Cara Mengurangi Stres dalam Rumah Tangga

Para ahli menilai kondisi tersebut dapat diperbaiki apabila pasangan membangun kerja sama yang lebih seimbang. Beberapa langkah yang disarankan antara lain:

  • Membangun komunikasi yang terbuka mengenai pembagian tanggung jawab dan harapan masing-masing.
  • Membagi pekerjaan rumah serta pengasuhan anak secara lebih adil.
  • Memanfaatkan bantuan profesional, seperti konseling pasangan atau kelompok dukungan apabila diperlukan.
  • Memberikan ruang bagi masing-masing pasangan untuk beristirahat dan melakukan aktivitas yang mendukung kesehatan mental.

Dengan komunikasi yang baik dan pembagian peran yang lebih seimbang, tekanan yang dirasakan salah satu pihak dalam rumah tangga dapat berkurang sehingga hubungan keluarga menjadi lebih sehat dan harmonis.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement