Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hati-Hati, Ini Bahaya Keseringan Konsultasi Kesehatan ke AI

Niko Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 10 Juli 2026 |23:15 WIB
Hati-Hati, Ini Bahaya Keseringan Konsultasi Kesehatan ke AI
Hati-Hati, Ini Bahaya Keseringan Konsultasi Klinis ke AI (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA – Kemudahan mengakses kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) membuat banyak orang mulai menggunakannya untuk mencari informasi kesehatan, bahkan meminta diagnosis berdasarkan gejala yang dirasakan. Padahal, AI tidak dapat menggantikan pemeriksaan dokter dan penggunaan yang keliru justru berpotensi menimbulkan dampak yang membahayakan.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Aditya Surya Pratama, mengatakan terlalu sering berkonsultasi mengenai gejala penyakit kepada AI dapat menimbulkan risiko karena jawaban yang diberikan belum tentu akurat. Bahkan, respons AI bisa memicu kecemasan hingga membuat seseorang salah mengambil keputusan terkait kesehatannya.

"Kalau kita iseng tanya AI, misalnya, 'Saya pusing dan kesemutan di tangan kiri, apakah gejala stroke?' AI biasanya memberikan jawaban yang sangat panjang. Masalahnya, diagnosis yang muncul justru bisa membuat kita ketakutan. Hati-hati, kebiasaan bertanya soal gejala penyakit ke AI seperti ini bukannya membuat sembuh, tetapi justru bisa membawa kita pada bahaya yang tidak disadari," kata dr. Aditya, dikutip Jumat (10/7/2026).

AI Hallucination

Ia menjelaskan, dalam dunia teknologi dikenal istilah AI hallucination, yaitu kondisi ketika AI memberikan jawaban yang terdengar sangat meyakinkan, tetapi sebenarnya tidak akurat atau bahkan keliru. Meski dilatih menggunakan data dalam jumlah besar, AI tidak memiliki kemampuan melakukan penilaian klinis secara langsung terhadap pasien.

"AI tidak bisa melakukan palpasi atau pemeriksaan fisik. AI juga tidak bisa mendengarkan suara paru-paru menggunakan stetoskop maupun mengetahui riwayat genetik spesifik seseorang secara nyata," jelasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement