JAKARTA - Rumput laut bukan cuma sekadar pelengkap sushi. Sayuran laut ini ternyata padat nutrisi dan mudah banget ditambahkan ke dalam menu makanan sehari-hari, mulai dari salad, sup, hingga smoothies. Menariknya, meski dikonsumsi sedikit saja, nutrisi yang didapat sudah sangat banyak.
Berikut adalah 7 manfaat rumput laut bagi kesehatan yang sudah terbukti secara ilmiah dikutip dari Healthline!
Kelenjar tiroid kamu membutuhkan yodium untuk memproduksi hormon yang mengontrol energi, pertumbuhan, dan perbaikan sel. Kalau kekurangan yodium, kamu bisa merasa mudah lelah atau mengalami kenaikan berat badan.
Nah, rumput laut punya kemampuan luar biasa untuk menyerap yodium langsung dari laut. Ada juga asam amino bernama tirosin di dalamnya yang bekerja sama dengan yodium agar tiroid kamu berfungsi maksimal.
Setiap jenis rumput laut punya kombinasi nutrisinya masing-masing. Hanya dengan menaburkan sedikit rumput laut kering pada makanan, kamu sudah menambah asupan riboflavin, zat besi, tembaga, serta vitamin A, C, E, K, dan folat. Beberapa jenis rumput laut, seperti spirulina, bahkan mengandung asam amino esensial yang lengkap, omega-3, dan vitamin B12.
Antioksidan sangat penting untuk menetralkan radikal bebas di dalam tubuh yang bisa memicu penyakit seperti jantung dan diabetes. Selain vitamin A, C, dan E, rumput laut juga kaya akan senyawa tanaman seperti flavonoid dan karotenoid. Salah satu yang sering diteliti adalah fucoxanthin pada ganggang cokelat, yang terbukti punya kapasitas antioksidan 13,5 kali lebih kuat daripada vitamin E.
Bakteri di usus punya peran besar bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kabar baiknya, rumput laut adalah sumber serat yang sangat baik, bahkan lebih tinggi dari kebanyakan buah dan sayuran.
Serat ini tidak langsung dicerna, melainkan menjadi makanan bagi bakteri "baik" di usus. Rumput laut juga memiliki gula khusus yang dapat membantu pertumbuhan bakteri sehat tersebut.
Serat dalam rumput laut bisa memperlambat pengosongan lambung, sehingga perut kamu terasa kenyang lebih lama dan menahan rasa lapar. Selain itu, beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa zat fucoxanthin dalam rumput laut bisa membantu mengurangi lemak tubuh. Meski begitu, masih diperlukan lebih banyak penelitian pada manusia untuk memastikan efek ini.
Penyakit jantung sering dipicu oleh kolesterol tinggi dan pembekuan darah. Mengonsumsi rumput laut cokelat diketahui bisa membantu menurunkan kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat). Rumput laut juga mengandung karbohidrat bernama fukan yang dapat membantu mencegah pembekuan darah secara berlebihan.
Buat kamu yang ingin mencegah diabetes tipe 2, rumput laut bisa menjadi pilihan yang pas. Zat fucoxanthin diyakini bisa membantu mengontrol kadar gula darah. Selain itu, ada juga zat alginat yang bekerja mencegah penyerapan gula berlebih ke dalam aliran darah setelah kamu makan, sehingga mencegah lonjakan gula darah yang berbahaya.
Meski sangat menyehatkan, kamu tak disarankan untuk makan rumput laut secara berlebihan karena ada beberapa risiko, antara lain:
Rumput laut adalah bahan makanan yang sangat kaya yodium dan nutrisi penting lainnya. Agar manfaatnya optimal tanpa menimbulkan risiko, jadikan rumput laut sebagai variasi menu rutin kamu, tapi pastikan tetap dikonsumsi dalam porsi kecil yang sewajarnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.