Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Mandi Lama, Ternyata Kebiasaan Ini Jadi Penyebab Pemborosan Air Terbesar

Niko Prayoga , Jurnalis-Sabtu, 04 Juli 2026 |07:05 WIB
Bukan Mandi Lama, Ternyata Kebiasaan Ini Jadi Penyebab Pemborosan Air Terbesar
Air bersih. (Foto: Freepik)
A
A
A

AIR bersih merupakan komoditas yang sangat diperlukan oleh umat manusia. Bahkan, air menjadi sumber kehidupan paling utama.

Maka dari itu, berbagai kampanye menghemat air digalakkan guna menjaga kelestarian air bersih dan keseimbangan alam. Tapi tahukah kamu, ternyata kebiasaan yang turut jadi penyebab pemborosan air terbesar bukan dari mandi lama yang sering dilakukan sejumlah orang.

Air Bersih

1. Penyebab Pemborosan Air Terbesar

Dalam kehidupan sehari-hari, ada hal yang cukup sederhana namun justru menjadi penyumbang pemborosan air terbesar. Kebiasaan tersebut adalah flush toilet.

Hal itu diungkapkan langsung oleh praktisi bisnis lingkungan sekaligus influencer Bang Sap dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya. Ia mengatakan, flush toilet menjadi sumber pemborosan air paling besar dalam rumah tangga.

“Aktivitas kecil ini sangat tidak terasa, tapi ternyata punya dampak luar biasa buat lingkungan,” kata Bang Sap.

Bang Sap menyebut, flush toilet memakan sekitar 30 persen kebutuhan konsumsi air. Jika toilet yang digunakan adalah toilet konvensional, jumlah air yang dibutuhkan untuk melakukan flush mencapai 13 liter per flush. Sementara pada toilet modern, ini hanya membutuhkan tiga sampai 4,5 liter per flush.

“Konsumsi air terbesar rumah tangga berasal dari flushing toilet karena menyumbang hampir 30% dari total konsumsi air,” ucap dia.

 

2. Jumlah Flush Toilet

toilet training (Foto: Freepik)

Bang Sap menjelaskan, dari data tersebut bisa dilihat jika seandainya rata-rata flush mencapai enam sampai delapan kali sehari pada toilet konvensional, maka bisa memakan konsumsi air bersih hingga sekitar 400 liter.

“Kalau satu orang rata-rata flush 6 sampai 8 kali sehari, dalam satu keluarga 4 orang saja sudah lebih dari 400 liter air bersih yang dibuang setiap hari hanya dari toilet,” jelas Bang Sap.

Sementara itu, di Indonesia sendiri, penggunaan air bersih untuk kebutuhan mandi dan toilet masih menjadi yang tertinggi. Jumlah air bersih yang digunakan bisa mencapai 169 liter per orang per hari.

“Di Indonesia, konsumsi air rumah tangga kelas menengah perkotaan mencapai 169 liter per orang per hari, dan penggunaan untuk mandi serta toilet masih menjadi yang tertinggi,” ungkap dia.

Maka dari itu, hal tersebut masih menjadi permasalahan sehingga perlu adanya langkah solutif guna menghemat penggunaan air bersih. Salah satu yang disarankan adalah menggunakan flush toilet secukupnya.

“Lalu, apa yang bisa dilakukan? Sederhana saja. Gunakan flush sesuai kebutuhan, periksa apakah ada kebocoran, dan pertimbangkan toilet dual flas saat renovasi berikutnya,” tutur Bang Sap.

Menurutnya, konservasi air merupakan satu langkah sederhana yang akan memberikan dampak besar bagi keberlangsungan lingkungan.

“Air bersih itu sumber daya yang makin langka, dan toilet konvensional adalah salah satu pemborosan yang paling sering diabaikan. Kalau belum bisa bijak menggunakan flas, pakai gayung aja biar bisa takar secara langsung,” pungkas dia.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement