Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Arti Ritual Tanah Gajah Lampung dan Injak Kepala Kerbau yang Dijalani Jokowi

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 29 Juni 2026 |21:10 WIB
Arti Ritual Tanah Gajah Lampung dan Injak Kepala Kerbau yang Dijalani Jokowi
Arti Ritual Tanah Gajah Lampung dan Injak Kepala Kerbau yang Dijalani Jokowi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Ritual Tanah Gajah Lampung dan prosesi menginjak kepala kerbau menjadi bagian dari rangkaian penganugerahan gelar adat kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), saat berkunjung ke Provinsi Lampung. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menerima gelar kehormatan adat Baginda Pemuka Bangsa yang dianugerahkan oleh lima kerajaan adat Lampung.

Gelar adat tersebut diberikan melalui prosesi sakral yang digelar di Rumah Adat Lampung Kedatun Keagungan, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung.

Prosesi penganugerahan ini dihadiri langsung oleh para sultan, penyimbang adat, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam acara tersebut, Jokowi tampak mengenakan pakaian adat Lampung lengkap sebagai bagian dari rangkaian penyematan gelar.

Kedatangan Jokowi disambut melalui tradisi Nemui Nyimah, yakni ritual penyambutan tamu kehormatan dalam budaya adat Lampung. Setelah prosesi penyambutan selesai, acara inti penganugerahan gelar adat dilaksanakan di Gedung Pusiban.

Penganugerahan gelar Baginda Pemuka Bangsa menjadi bentuk penghormatan tertinggi dari lima kerajaan adat Lampung kepada Jokowi atas kontribusi dan pengabdiannya selama memimpin Indonesia.

Menerima kehormatan tersebut, Jokowi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat adat Lampung atas penghargaan yang diberikan kepadanya.

"Saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yang Mulia Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23 beserta seluruh jajaran perangkat adat. Saya sangat menghargai dan sangat menghormati kebudayaan yang terus kita rawat dan pelihara bersama," kata Jokowi.

Jokowi juga berharap kebudayaan asli Lampung serta seluruh kekayaan budaya Nusantara dapat terus dijaga dan dilestarikan. Menurutnya, nilai-nilai luhur tersebut harus diwariskan kepada generasi penerus agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Ritual Injak Kepala Kerbau

Prosesi Jokowi menginjak kepala kerbau saat menerima gelar adat Baginda Pemuka Bangsa di Kedatun Keagungan, Bandar Lampung, merupakan bagian dari ritual Mesol Kibau.

Ritual Mesol Kibau merupakan bagian dari tradisi Begawi Cakak Pepadun, yakni upacara adat tertinggi masyarakat Lampung Pepadun. Upacara ini bertujuan melantik seseorang menjadi pemimpin adat (penyimbang) atau menganugerahkan gelar adat yang lebih tinggi, seperti Suttan, Pengiran, Rajo, atau Ratu.

Selain menjadi momentum pengangkatan pemimpin adat, Begawi Cakak Pepadun juga kerap dirangkaikan dengan upacara pernikahan, khususnya bagi pasangan yang berasal dari keturunan penyimbang, untuk meresmikan status sosial sekaligus pemberian gelar adat baru.

Tradisi ini merupakan bagian penting dalam struktur sosial masyarakat Lampung. Prosesi tersebut melibatkan keluarga besar, kerabat, serta masyarakat adat sehingga mencerminkan nilai kebersamaan, musyawarah, dan pelestarian budaya. Oleh karena itu, Begawi Cakak Pepadun bukan sekadar pesta adat, melainkan prosesi sakral yang sarat makna simbolis.

Begawi Cakak Pepadun memiliki sejumlah makna penting. Pertama, kenaikan status sosial, yakni memberikan legitimasi adat sehingga seseorang memperoleh kedudukan yang lebih tinggi di tengah masyarakat. Kedua, pengangkatan pemimpin adat, yaitu penobatan resmi seorang penyimbang yang bertugas menjaga keseimbangan kehidupan sosial, budaya, dan hukum adat. Ketiga, pemberian gelar kehormatan, seperti Suttan, Pengiran, Rajo, atau Ratu, sebagai simbol kehormatan dan martabat keluarga.

Selain itu, Begawi Cakak Pepadun juga berfungsi sebagai sarana penyatuan keluarga, terutama jika dirangkaikan dengan upacara pernikahan adat. Dalam konteks ini, pasangan pengantin tidak hanya diresmikan melalui perkawinan, tetapi juga memperoleh gelar dan pengakuan adat.

Tradisi ini juga menjadi media pelestarian budaya karena berperan dalam mewariskan nilai-nilai sosial, spiritual, dan identitas kolektif masyarakat Lampung Pepadun dari generasi ke generasi.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement