Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pijat Perut saat Bangun Tidur Bisa Bikin Mood Lebih Baik, Ini Kata Dokter

Niko Prayoga , Jurnalis-Rabu, 24 Juni 2026 |08:05 WIB
Pijat Perut saat Bangun Tidur Bisa Bikin Mood Lebih Baik, Ini Kata Dokter
Pijat Perut saat Bangun Tidur Bisa Bikin Mood Lebih Baik, Ini Kata Dokter (Foto: Instagram)
A
A
A

JAKARTA - Bangun tidur dengan perut yang terasa tidak nyaman bisa memengaruhi suasana hati sepanjang hari. Kondisi ini kerap dialami banyak orang, terutama saat harus bersiap cepat untuk beraktivitas sehingga tidak sempat mengatasi gangguan pencernaan yang dirasakan. Menurut dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan, ada cara sederhana yang dapat dilakukan sejak masih berada di tempat tidur untuk membantu membuat perut lebih nyaman, yaitu dengan memijat area perut menggunakan teknik tertentu.

Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, dr. Cecep menjelaskan bahwa pijatan yang dilakukan mengikuti jalur usus besar dapat membantu merangsang pergerakan usus dan mendukung proses pencernaan di pagi hari.

"Kalau tiap pagi kita pijat perut kayak gini di kasur, sebenarnya apa sih yang terjadi? Usus besar punya jalur pasti dari kanan bawah, naik, nyebrang, terus turun ke kiri. Arah pijatnya wajib ngikutin jalur ini buat bantu dorongan alami usus. Kalau kebalik, ya malah ngelawan arus kotorannya," kata dr. Cecep.

Secara teknis, metode pijatan yang disarankan cukup mudah dilakukan. Langkah pertama adalah memijat area perut dari kanan bawah ke arah atas secara perlahan. Gerakan ini dapat dilakukan sebanyak 10 kali dan diulang dalam tiga hingga lima putaran selama kurang lebih lima menit.

Teknik, jumlah putaran, dan durasi pijatan tersebut juga perlu dilakukan pada jalur berikutnya, yakni dari bagian kanan atas perut menuju kiri atas perut. Setelah itu, lanjutkan pijatan dari kiri atas perut ke arah kiri bawah perut.

Bantu Merangsang Usus

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement