
Selain riwayat penyakit jantung, setiap orang juga memiliki respons yang berbeda terhadap kafein. Ada yang merasa lebih berenergi, tetapi ada pula yang mengalami jantung berdebar, gelisah, atau pusing setelah mengonsumsi minuman berkafein.
Karena itu, penting untuk mengenali kondisi tubuh masing-masing sebelum mengonsumsi minuman energi. Utamanya jika akan melakukan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi seperti lari.
Untuk menjaga performa saat berlari, kebutuhan cairan tubuh dapat dipenuhi dengan minum air putih yang cukup sebelum, selama, dan setelah olahraga. Jika diperlukan, minuman elektrolit dapat menjadi pilihan untuk menggantikan cairan dan mineral yang hilang akibat keringat, sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.