Siapa bilang belajar sejarah itu membosankan? Mengunjungi museum bisa menjadi petualangan visual yang menakjubkan bagi imajinasi anak. Harga tiket masuk museum yang dikelola pemerintah biasanya sangat terjangkau.
Berjalan-jalan di area Kota Tua atau melihat koleksi artefak di Museum Nasional bisa memicu rasa ingin tahu anak. Kamu bisa menyelipkan cerita-cerita menarik di balik setiap benda pameran, mengubah kunjungan biasa menjadi sebuah wisata bercerita (storynomics tourism) yang memikat.
Jika anak-anak memiliki minat pada mainan atau figurin (action figure), ajak mereka untuk berburu "harta karun" di pasar loak atau sentra barang bekas yang bersih dan nyaman. Area seperti Blok M Square atau Pasar Santa menyimpan banyak toko yang menjual barang-barang vintage dan mainan klasik dengan harga miring.
Aktivitas ini mengajarkan anak tentang nilai uang, seni tawar-menawar yang menyenangkan, sekaligus memberikan kepuasan tersendiri ketika berhasil menemukan barang unik untuk dikoleksi.
Bagi anak-anak, terutama balita, menaiki moda transportasi umum sering kali sudah terasa seperti wahana bermain. Rencanakan perjalanan tanpa tujuan spesifik hanya untuk menikmati rute kereta atau bus.