Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Niat Menambah Berat Badan, Pria Ini Malah Turun 6,5 Kg Setelah Beli Produk Herbal Online

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Jum'at, 19 Juni 2026 |23:10 WIB
Niat Menambah Berat Badan, Pria Ini Malah Turun 6,5 Kg Setelah Beli Produk Herbal Online
Niat Menambah Berat Badan, Pria Ini Malah Turun 6,5 Kg Setelah Beli Produk Herbal Online (Foto: SCMP)
A
A
A

JAKARTA - Seorang pria di China mengalami nasib tak terduga setelah mencoba menambah berat badan melalui produk kesehatan yang dibelinya secara online. Alih-alih menjadi lebih berisi, berat badannya justru turun hingga 6,5 kilogram dan ia harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Pria bermarga Liu tersebut berprofesi sebagai sopir truk. Dengan tinggi badan 1,78 meter dan berat 63 kilogram, ia merasa tubuhnya terlalu kurus dan ingin meningkatkan berat badan.

Pada Maret lalu, Liu menemukan akun media sosial milik seorang influencer bernama Chen yang kerap membagikan tips dan pengetahuan tentang cara menambah berat badan. Tertarik dengan penjelasan yang diberikan, Liu kemudian menghubungi Chen untuk berkonsultasi.

Menurut Liu, Chen meyakinkannya bahwa produk yang dijualnya terbuat dari bahan herbal alami yang bekerja dengan memperbaiki sistem pencernaan tanpa menimbulkan efek samping. Dalam siaran langsungnya, Chen bahkan mengklaim produknya mampu meningkatkan kesehatan secara signifikan hanya dalam waktu satu bulan.

Sebagai bagian dari konsultasi, Chen meminta Liu mengirimkan foto lidahnya untuk dianalisis. Setelah itu, Chen menyatakan bahwa Liu mengalami ketidakseimbangan tubuh dan menyusun program khusus yang disebut sebagai "rencana penyesuaian".

Beli Produk Herbal

Mengikuti saran tersebut, Liu membeli sejumlah produk berupa minuman bubuk dengan total biaya sekitar 4.000 yuan atau sekitar Rp9 juta. Namun, beberapa hari setelah mengonsumsinya, berat badannya justru berkurang. Ia juga mulai mengalami pusing, perut kembung, dan sering buang air kecil pada malam hari.

Ketika mengeluhkan kondisi tersebut, Chen menyebut gejala yang dialami Liu sebagai proses normal pembuangan racun dari dalam tubuh. Chen bahkan mendorongnya untuk membeli lebih banyak produk.

Liu akhirnya mengeluarkan total sekitar 10.000 yuan atau sekitar Rp22,5 juta untuk berbagai produk yang direkomendasikan. Namun kondisinya terus memburuk hingga pada akhir April ia harus dirawat di rumah sakit akibat gastritis kronis.

Setelah memeriksa produk yang dikonsumsi Liu, dokter menemukan bahwa produk tersebut pada dasarnya hanya berisi probiotik dan serat makanan. Menurut dokter, konsumsi berlebihan produk-produk tersebut menjadi salah satu penyebab gangguan kesehatan yang dialaminya.

Meski telah menjalani perawatan selama sebulan, Liu mengaku berat badannya tetap turun hingga total 6,5 kilogram.

Merasa dirugikan, Liu kemudian melaporkan Chen kepada otoritas kesehatan setempat dengan tuduhan praktik medis ilegal. Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki apakah Chen memiliki kualifikasi medis yang sah.

Kisah Liu pun menjadi perbincangan hangat di media sosial Tiongkok. Banyak warganet menyayangkan keputusannya mempercayai klaim kesehatan dari influencer tanpa konsultasi medis yang jelas.

"Seharusnya influencer itu menjual produk penurun berat badan," tulis salah satu pengguna internet. Sementara yang lain berkomentar bahwa Liu terlalu mudah percaya pada saran kesehatan yang tidak didukung bukti medis.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement