"Otomatis tekanan udara tersebut akan mendesak ke telinga, di mana telinga di sini ada gendang telinga dan telinga bagian tengah. Akhirnya kalau kamu lakukan terus-menerus bertahun-tahun, berbelasan tahun, bisa rentan terjadi kerusakan gendang telinga dan kerusakan tulang-tulang telinga," ucapnya.
Menurutnya, terdapat tiga tulang penting di bagian telinga yang sangat rentan mengalami cedera akibat tekanan udara yang dipaksakan berbalik arah tersebut. Alih-alih menahannya, dr. Tirta menyarankan agar tetap membiarkan proses bersin terjadi secara alami. Namun, agar tetap sopan dan tidak mengganggu orang lain, ia menyarankan untuk menggunakan siku sebagai penutup hidung dan mulut.
"Itu alasan kenapa kalau kamu bersin di tempat ini, solusinya adalah bersinkan saja, tapi ditutup dengan siku, sehingga nggak berisik. Tapi kalau kamu tahan, hati-hati. Niat bersin malah sobek gendang telingamu," tutur dr. Tirta.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.