JAKARTA - Pernahkah Mom merasa, saat hamil semua orang begitu perhatian, tapi setelah bayi lahir, semua fokus tiba-tiba hanya tertuju pada si Kecil? Ini adalah realita yang sering dihadapi banyak ibu baru. Perhatian pada ibu sering kali meredup justru di saat ia paling membutuhkannya.
Mengurus bayi baru lahir adalah pekerjaan full-time yang sangat menguras fisik dan emosi. Akibatnya, banyak ibu yang akhirnya menaruh kebutuhan dirinya sendiri di urutan paling belakang.
Padahal, ibu yang sehat dan bahagia adalah kunci utama dari bayi yang bahagia. Melansir dari Parents, berikut adalah tips self-care atau perawatan diri pasca melahirkan yang wajib Mom terapkan agar tetap waras dan bahagia!
Kamu tidak harus jadi supermom yang melakukan semuanya sendirian. Bagilah tugas dengan pasangan, misalnya untuk urusan mengganti popok malam hari atau menyendawakan bayi. Kalau ada keluarga atau sahabat yang menawarkan bantuan, seperti membawakan makanan atau menjaga bayi sebentar, terima saja dengan senang hati!
Saran klasik "tidurlah saat bayi tidur" memang sangat akurat. Lupakan sejenak cucian piring yang menumpuk atau rumah yang berantakan. Fokuslah untuk mengembalikan energi tubuhmu. Tidur siang meskipun hanya 20 menit sangat berharga untuk mencegah kelelahan yang ekstrem.
Tubuhmu baru saja melewati proses persalinan yang luar biasa dan kini sedang bekerja keras memproduksi ASI. Pastikan kamu selalu punya botol minum di dekatmu dan konsumsi makanan bergizi. Jangan terlalu pusing memikirkan diet menurunkan berat badan untuk saat ini. Fokuslah pada masa pemulihan.
Merawat diri tidak melulu soal liburan mewah ke spa. Mandi air hangat tanpa gangguan tangisan bayi, menyeruput kopi sambil mendengarkan podcast favorit, atau sekadar jalan-jalan santai di sekitar rumah sudah bisa menjadi penyegar pikiran yang luar biasa. Ingat, kamu juga individu yang butuh ruang untuk bernapas.
Tidak ada orang tua yang sempurna. Wajar jika hari ini rasanya sangat melelahkan atau kamu merasa belum melakukan semuanya dengan baik. Hindari membandingkan perjalanan keibuanmu dengan kehidupan ibu-ibu lain di media sosial. Nikmati prosesnya dan bersikaplah lembut pada dirimu sendiri.
Perubahan hormon setelah melahirkan bisa memicu perasaan sedih yang tiba-tiba atau baby blues. Jika kamu merasa terus-menerus sedih, cemas, atau kewalahan, jangan dipendam sendiri. Bicarakan dengan pasanganmu. Jika perasaan tersebut tak kunjung hilang, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan profesional.
Masa nifas dan adaptasi menjadi ibu baru memang penuh tantangan. Namun, ingatlah selalu bahwa merawat diri sendiri bukanlah sebuah keegoisan, melainkan sebuah kebutuhan dasar. Dengan tubuh dan pikiran yang sehat, kamu bisa memberikan versi terbaik dirimu untuk si Kecil.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.