PERTANYAAN mengenai hubungan antara ukuran organ intim pria dengan tingkat kesuburan masih sering menjadi perdebatan. Ada yang mempercayainya, ada juga yang tidak.
Namun, hal itu ternyata tak bisa langsung dianggap mitos belaka. Sebab, ada kondisi tertentu yang memang dapat memengaruhi fertilitas pria, namun tidak semata-mata ditentukan oleh ukuran organ intim.

Dokter Kulit dari RS Columbia Hospital Pulomas, dr. Radema Maradong Ayu Pranata, Sp.DVE, dalam acara Morning Zone di Youtube Okezone menjelaskan bahwa secara umum, ukuran penis tidak langsung menentukan kualitas sperma maupun kemampuan seorang pria untuk memiliki keturunan.
Namun, dalam beberapa kasus medis tertentu, ukuran organ intim yang sangat kecil atau dikenal sebagai mikropenis bisa berkaitan dengan gangguan hormonal atau kelainan perkembangan organ reproduksi. Hal ini berpotensi memengaruhi produksi sperma.
“Ada faktanya, ada mitosnya (ukuran organ intim pria dan bentuk fisik tertentu berpengaruh langsung secara medis terhadap tingkat kesuburan dan kualitas spermanya),” ujar dr. Dema.
"Misalnya ada kasus anak SMP penisnya kecil banget, mikropenis namanya. Kalau itu spermanya agak berantakan sih, akan agak susah punya anak," lanjutnya.