
Dokter Kulit dari RS Columbia Hospital Pulomas, dr. Radema Maradong Ayu Pranata, Sp.DVE, dalam acara Morning Zone di Youtube Okezone menegaskan bahwa vaksin HPV tak hanya untuk wanita. Pria juga memerlukan vaksin tersebut.
Pasalnya, laki-laki tetap berisiko mengalami penyakit serius akibat infeksi HPV. Meskipun, laki-laki tidak memiliki rahim.
Vaksin HPV berfungsi mencegah infeksi virus sebelum seseorang terpapar. Vaksinasi pada laki-laki tidak hanya melindungi diri mereka sendiri dari risiko kanker terkait HPV, tetapi juga membantu mengurangi penyebaran virus kepada pasangan.
“Mitos vaksin HPV itu hanya wajib untuk perempuan demi mencegah kanker serviks, sedangkan untuk laki-laki sebenarnya tidak terlalu penting karena tidak punya rahim,” ujar dr. Dema.
“Karena laki-laki punya anus dan penis yang dua-duanya bisa kena kanker,” tutupnya.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.