Di sisi lain, selama beberapa waktu terakhir beredar anggapan di media sosial yang menyebut Giorgio sebagai CEO sekaligus pemilik PT Global Loyalty Indonesia (GLI). Klaim tersebut bahkan kerap digunakan oleh sejumlah akun penggemar ketika membahas latar belakang maupun kondisi finansial Giorgio.

Namun, informasi tersebut dibantah langsung oleh pihak perusahaan. Melalui pernyataan resmi yang diunggah akun Instagram @gli.id pada Senin (8/6/2026), PT Global Loyalty Indonesia menegaskan bahwa Giorgio bukan CEO maupun pemilik perusahaan tersebut.
“Menanggapi berita yang beredar di media sosial berkenaan dengan terdapat berita hoaks Saudara Giorgio Antonio Chandra adalah CEO/pemilik PT Global Loyalty Indonesia (GLI), kami menginformasikan bahwa hal tersebut tidak benar,” tulis pihak GLI.
Perusahaan juga menegaskan bahwa Giorgio tidak memiliki hubungan struktural maupun kepemilikan saham di perusahaan tersebut.