AIR kelapa dikenal sebagai minuman alami yang menyegarkan dan kaya elektrolit. Selain membantu menghidrasi tubuh, minuman ini juga disebut-sebut memiliki manfaat untuk kesehatan jantung, termasuk membantu mengontrol tekanan darah.
Namun, bolehkan minum air kelapa tiap hari? Apakah hal tersebut bisa beri pengaruh ke tubuh termasuk menurunkan tekanan darah?
Dilansir dari Very Well Health, Selasa (9/6/2026), sejumlah penelitian menunjukkan bahwa air kelapa berpotensi membantu mengelola tekanan darah, terutama pada orang yang mengalami hipertensi. Kandungan kalium yang cukup tinggi di dalamnya diduga berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan membantu mengurangi efek natrium yang dapat meningkatkan tekanan darah.
Beberapa studi kecil pada manusia menemukan bahwa konsumsi air kelapa secara rutin dapat menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik. Dalam salah satu penelitian, peserta yang mengonsumsi air kelapa muda setiap hari selama satu minggu mengalami penurunan tekanan darah.
Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa bukti yang tersedia masih terbatas. Diperlukan penelitian berskala lebih besar untuk memastikan manfaat tersebut.
Air kelapa sendiri terdiri dari sekitar 95 persen air. Air kepala mengandung berbagai nutrisi penting, seperti karbohidrat alami, vitamin, mineral, asam amino, serta senyawa antioksidan. Dalam satu cangkir air kelapa terdapat sekitar 45 kalori, 600 mg kalium, 60 mg magnesium, 252 mg natrium, 2,6 gram serat, dan 1,7 gram protein.
Kandungan kalium yang tinggi inilah yang menjadi salah satu alasan air kelapa dikaitkan dengan kesehatan tekanan darah dan fungsi jantung. Selain berpotensi membantu mengontrol tekanan darah, air kelapa juga memiliki sejumlah manfaat lain, seperti membantu menjaga hidrasi tubuh hingga menggantikan elektrolit yang hilang setelah berolahraga.