Namun, menurut Dokter Umum dan Influencer Kesehatan Adam Prabata, menyemprot parfum di area leher sebaiknya jangan dilakukan, karena ada zat-zat kimia tertentu dalam parfum yang berpotensi hormon tiroid, yakni endocrine-disrupting chemicals (EDC).
“Beberapa zat tersebut adalah phthalates, parabens, dan triclosan. Yang perlu diperhatikan adalah, sifat zatnya terakumulasi di tubuh dapat melalui jalur mana saja, tidak khusus karena disemprotkan di leher,” tulisnya dalam Instagram pribadinya, dikutip Minggu (7/6/2026).
Ia menyebut, masalah yang mungkin muncul adalah dermatitis di kulit. “Kalau ini ada penelitian jelasnya. Keluhannya bisa berupa gatal, kemerahan, dan kulit kering,” ungkapnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.