Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Arief Riadi Arifin, menilai pencegahan pada kelompok usia muda merupakan langkah paling efektif untuk menekan jumlah perokok baru di Indonesia. Mengingat sebagian besar perokok mulai merokok saat remaja, edukasi kesehatan berbasis sains perlu diperkuat di sekolah dan lingkungan pendidikan.
"Kalau sudah merokok, sudah adiksi puluhan tahun, untuk stop itu tidak mudah," tandas Arief.
Ia menegaskan bahwa edukasi harus dilakukan secara luas dan berkelanjutan.
"Kalau kita tahu usianya (perokok muda) 14 tahun, maka gerakan ini harus dimulai sejak sekolah dan menjangkau sebanyak mungkin anak-anak dan remaja."
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.