Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak Anak-Anak Merokok, Wamenkes Minta Edukasi Bahaya Rokok Dimulai Sejak SMP

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Jum'at, 05 Juni 2026 |17:15 WIB
Banyak Anak-Anak Merokok, Wamenkes Minta Edukasi Bahaya Rokok Dimulai Sejak SMP
Banyak Anak-Anak Merokok, Wamenkes Minta Edukasi Bahaya Rokok Dimulai Sejak SMP (Foto: Freepik)
A
A
A

"Kita perlu lebih banyak mengedukasi masyarakat secara ilmiah mengenai dampak merokok terhadap tubuh. Orang dididik untuk mengerti dampak fisiologis daripada merokok terhadap paru, terhadap organ tubuh itu apa," ujarnya.

Tren Vape di Kalangan Remaja

Menanggapi tren penggunaan rokok elektronik dan vape di kalangan anak muda, Wamenkes menegaskan bahwa produk tersebut tidak bisa dianggap lebih aman dibandingkan rokok konvensional. Menurutnya, kandungan nikotin dan aerosol pada rokok elektronik tetap berpotensi menyebabkan peradangan saluran pernapasan, mengganggu fungsi alveoli paru, serta meningkatkan risiko kerusakan paru dalam jangka panjang.

"Kerusakannya sama dengan merokok, enggak ada bedanya. Dampaknya terhadap kerusakan paru maka fungsi paru kita pasti akan menurun," tegasnya.

Melalui kampanye ini, Wamenkes Benny juga mengajak generasi muda menjadikan kesehatan sebagai modal utama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Ia meyakini edukasi yang tepat dapat membantu anak-anak dan remaja memahami risiko merokok sehingga mampu mengambil keputusan yang lebih sehat.

"Kalau kalian ingin berprestasi, siapa sih yang enggak ingin hidup sehat? Saya yakin generasi muda kita akan menjadi generasi emas di tahun 2045. Mereka harus peduli bahwa kesehatan itu sangat penting karena mereka calon pemimpin masa depan," tuturnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement