Dokter Ian juga meluruskan anggapan bahwa lemak jenuh selalu buruk. Pada orang dewasa, konsumsi lemak jenuh memang perlu dibatasi.
Namun pada anak di bawah usia dua tahun, lemak jenuh masih memiliki peran penting sebagai sumber energi. Bahkan, kebutuhan lemak pada anak jauh lebih tinggi dibandingkan orang dewasa.
Kebutuhan lemak anak pada usia di bawah dua tahun mencapai sekitar 39 persen dari total kebutuhan kalori harian. Oleh karena itu, dr. Ian mengingatkan orang tua untuk tidak takut memberikan sumber lemak sehat dalam MPASI.
Beberapa pilihannya seperti santan, mentega, keju, yogurt, alpukat, hingga minyak zaitun sesuai kebutuhan anak. “MPASI harus pakai lemak. Bahkan dari panduan Kementerian Kesehatan, santan sudah boleh diberikan sejak usia 6 bulan sebagai sumber lemak yang baik,” tuturnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.