
Ketika air es diminum, tubuh akan menyesuaikan suhunya secara alami. Minuman tersebut akan menghangat dalam hitungan menit setelah masuk ke lambung, sehingga tidak ada proses “pembekuan lemak” seperti yang sering dikhawatirkan.
“Jadi tubuh beda sistem kerjanya. Mungkin ini berawal dari kalau kita lihat video lemak yang dibekukan terlihat ikut mengeras, tapi di dalam tubuh, suhu akan menyesuaikan dengan lambung dan usus,” tutur dr. Rendra
Perlu dipahami bahwa kenaikan kolesterol tidak dipengaruhi oleh suhu minuman setelah makan, melainkan oleh pola makan jangka panjang. Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh secara berlebihan dalam waktu lama lebih berpengaruh terhadap kadar kolesterol dibandingkan minuman dingin.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.