Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Tanda Penyakit Tuberkulosis, Batuk Lebih dari 2 Minggu

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Senin, 25 Mei 2026 |07:04 WIB
5 Tanda Penyakit Tuberkulosis, Batuk Lebih dari 2 Minggu
5 Tanda Penyakit Tuberkulosis, Batuk Lebih dari 2 Minggu (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin kembali memberikan edukasi kesehatan melalui konten Instagram bertajuk Budi Gemar Sharing. Kali ini, konten yang dibagikan adalah edukasi mengenai gejala tuberkulosis (TB). 


Dalam video tersebut, masyarakat diingatkan untuk lebih waspada terhadap tanda-tanda TB karena penyakit ini masih menjadi masalah serius di Indonesia. Di mana setiap empat menit, satu orang Indonesia meninggal ksrena TB.


“Setiap 4 menit, satu orang Indonesia meninggal karena TB. Jangan-jangan kamu calon salah satunya,” ujar Budi dalam video.


Disebutkan pula bahwa Indonesia saat ini menempati peringkat kedua dunia dengan jumlah penderita TB terbanyak. Namun di balik itu, kondisi tersebut juga dinilai menjadi kabar baik karena artinya semakin banyak penderita yang berhasil ditemukan dan bisa segera diobati.

Gejala TBC


Budi juga menjelaskan bahwa ada lima gejala utama TB yang perlu dikenali masyarakat. Beberapa gejalanya di antaranya:


- batuk produktif atau batuk terus-menerus selama lebih dari dua minggu

- penurunan berat badan tanpa diet juga disebut 

- keringat berlebih pada malam hari meski berada di ruangan ber-AC

- tubuh terasa lemas terus-menerus

- hilangnya nafsu makan


Untuk itu, Budi mengimbau bagi masyarakat yang mengalami atau keluarganya merasakan gejala serupa selama dua minggu atau lebih, untuk segera dibawa ke Puskesmas. Tujuannya untuk melakukan cek kesehatan gratis yang sudah tersedia, khususnya TB.


“Kalau kamu atau keluarga kamu mengalami hal-hal seperti ini selama 2 minggu atau lebih, jangan tunggu! Langsung ke Puskesmas, sudah ada cek kesehatan gratis khusus buat TB,” lanjut Budi.


Kemenkes juga menegaskan bahwa TB bukan kutukan, melainkan infeksi bakteri. Ia pun menjelaskan infeksi ini dapat disembuhkan selama pasien rutin menjalani pengobatan hingga tuntas.


“TB itu bukan kutukan, ini hanya infeksi bakteri saja. Dan bakteri itu bisa diobati oleh obat-obat ini, asal diminum sampai tuntas, sampai habis. Sembuh!” tutupnya.


 

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement