"Pariwisata dan budaya adalah katalis penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari komitmen BTN dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan pelaku ekonomi lokal, termasuk seniman dan UMKM," jelasnya.
Selain itu, pengembangan layanan berbasis digital menjadi salah satu fokus untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan. Sistem transaksi yang lebih modern dinilai dapat mempermudah pengunjung dalam mengakses berbagai layanan di kawasan wisata.
Destinasi seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Taman Mini Indonesia Indah memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, seiring tingginya minat kunjungan wisatawan.
Pengembangan pariwisata juga mencakup dukungan terhadap infrastruktur, mulai dari fasilitas akomodasi, transportasi, hingga penguatan pelaku usaha lokal agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas.
"Harapannya, kolaborasi ini mampu mendorong pengembangan ekonomi kreatif dan memperkuat industri pariwisata nasional secara berkelanjutan," terang Nixon.