Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Profil Hamideh Soleimani Afshar, Keponakan Jenderal Iran yang Hidup Mewah di AS Kini Ditangkap

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 10 April 2026 |16:01 WIB
Profil Hamideh Soleimani Afshar, Keponakan Jenderal Iran yang Hidup Mewah di AS Kini Ditangkap
Profil Hamideh Soleimani Afshar, Keponakan Jenderal Iran yang Hidup Mewah di AS Kini Ditangkap (Foto: instagram)
A
A
A

JAKARTA – Sosok Hamideh Soleimani Afshar tengah menjadi sorotan setelah dilaporkan ditahan oleh otoritas Amerika Serikat. Ia diketahui merupakan keponakan dari mendiang komandan militer Iran, Qassem Soleimani.

Menurut laporan media internasional, Hamideh bersama putrinya ditahan setelah status penduduk tetap sah (green card) mereka dicabut oleh pemerintah AS. Penahanan ini disebut berkaitan dengan dugaan aktivitas yang dianggap mendukung rezim Iran.

Otoritas AS menuduh Hamideh menyebarkan propaganda yang berpihak pada pemerintah Iran serta menyuarakan dukungan terhadap serangan yang menyasar pasukan Amerika saat tinggal di Los Angeles. Pihak Departemen Luar Negeri bahkan menyebutnya sebagai pendukung vokal rezim yang dianggap bermusuhan dengan AS.

Ditahan di Texas

Melansir Hindustantimes, berdasarkan catatan dari Immigration and Customs Enforcement (ICE), Hamideh saat ini ditahan di fasilitas penahanan di Pearsall. Ia sebelumnya ditangkap di Los Angeles sebelum dipindahkan ke Texas. Putrinya, Hosseiny Sarinasadat, juga dilaporkan berada di lokasi penahanan yang sama.

Fasilitas tersebut umumnya digunakan untuk menahan individu yang tengah menjalani proses imigrasi atau menunggu deportasi.

Klaim Suaka Dipertanyakan

Department of Homeland Security (DHS) menyebut bahwa klaim suaka yang diajukan Hamideh pada 2019 diduga tidak valid. Ia dituduh beberapa kali kembali ke Iran setelah memperoleh izin tinggal tetap di AS.

Pihak berwenang kini tengah mengupayakan pencabutan status imigrasi dirinya beserta keluarganya. Dalam pernyataannya, DHS menegaskan bahwa kepemilikan green card merupakan hak istimewa yang dapat dicabut jika dianggap membahayakan keamanan negara.

Selain itu, suami Hamideh juga dilaporkan telah dilarang memasuki wilayah Amerika Serikat.

Sebagai informasi, Qassem Soleimani dikenal sebagai tokoh penting dalam strategi militer Iran dan tewas dalam serangan drone AS di Irak pada Januari 2020. Sosoknya dipandang kontroversial di satu sisi dianggap sebagai pahlawan nasional di Iran, namun di sisi lain dinilai sebagai aktor utama operasi militer regional oleh pemerintah AS.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan wilayahnya menjadi tempat bagi individu yang dinilai mendukung rezim yang memusuhi Amerika.

Hingga kini, Hamideh Soleimani Afshar dan putrinya masih berada dalam tahanan ICE sambil menunggu proses hukum lebih lanjut, termasuk kemungkinan deportasi.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement