JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS) membagikan tips sederhana agar masyarakat bisa merasa kenyang lebih lama saat menjalani puasa.
Dia menyarankan agar menu sahur tidak hanya ditutup dengan air putih. Tetapi juga ditambahkan segelas susu putih tanpa tambahan gula.
Menurutnya, kebiasaan banyak orang yang hanya minum air putih saat sahur sebaiknya mulai diubah. Menambahkan susu dinilai bisa membantu tubuh bertahan lebih lama selama berpuasa di siang hari.
“Siapa yang ritual sahurnya ditutup cuma dengan minum air putih saja? Mulai besok coba ditambahkan satu jenis minuman wajib ini, yaitu susu,” kata Menteri BGS dalam akun Instragramnya, dikutip Minggu (8/3/2026).
Dia menekankan bahwa susu yang diminum sebaiknya merupakan susu putih 100 persen fresh milk dan tidak memiliki tambahan rasa maupun gula.
“Bukan sembarang susu. Pastikan pilih susu putih 100 persen fresh milk dan yang plain alias tanpa tambahan rasa atau gula,” ujarnya.
Menteri BGS menjelaskan bahwa alasan utama ia merekomendasikan susu karena kandungan proteinnya yang cukup tinggi. Protein berperan penting dalam memperlambat proses pengosongan lambung, sehingga rasa kenyang bisa bertahan lebih lama.
“Kenapa saya sarankan susu? Karena susu itu tinggi akan protein. Protein inilah yang menghambat waktu pengosongan lambung, sehingga perut akan merasa kenyang jauh lebih lama saat berpuasa di siang hari,” jelasnya.
Meski begitu, ia juga mengingatkan masyarakat yang memiliki perut sensitif atau mengalami lactose intolerant agar tetap berhati-hati dalam mengonsumsi susu.
“Tapi catat baik-baik, buat kalian yang punya perut sensitif atau lactose intolerant, minumnya secukupnya saja dan jangan berlebihan,” tambahnya.
(Rani Hardjanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.