JAKARTA - Pedang pora adalah prosesi pernikahan yang umum dilakukan. Tapi tidak dengan santri yang ini. Pasangan bahagia itu menjadi viral lantaran melakukan prosesi "Pacul Pora".
Pedang Pora adalah tradisi pernikahan militer/kedinasan alternatif yang menyesuaikan korps atau profesi, seperti Sangkur Pora (Tamtama/Bintara) atau Dayung Pora (TNI AL/SAR).
“Bedil= nooo Pacul, sekop= yesss,” demikian keterangan sebuah video pernikahan yang tengah viral di media sosial baru-baru ini karena iring-iringan para pengantin pria yang membuat lorong kehormatan layaknya prosesi “Pedang Pora” namun menggunakan pacul dan sekop sebagai pengganti pedang.
Video yang diunggah oleh akun TikTok bernama @umartuuu tersebut memperlihatkan prosesi pernikahan yang unik, di mana para pria yang berada di samping jalur pengantin membuat lorong kehormatan layaknya prosesi Pedang Pora pada pernikahan Perwira Militer.
Namun, alih-alih menggunakan pedang, mereka justru membuat lorong kehormatan menghina alat-alat konstruksi berupa pacul dan sekop. Hal tersebut langsung viral dan mendapat banyak perhatian netizen. Video tersebut bahkan sudah mendapat 61.7 ribu suka, 6.274 komentar dan 126 ribu kali dibagikan oleh netizen.
Usut punya usut, ternyata sang mempelai pria merupakan seorang santri dari salah satu pondok pesantren di Banyumas Jawa Tengah. Hal itu terungkap saat ada netizen yang memberikan komentar nyeleneh dan lucu bahkan ada yang mempertanyakan profesi mempelai pria. “Ini ceritanya pengantin prianya mandor?” tanya sang netizen dengan akun bernama @ayutewwwww dalam kolom komentar, dikutip Minggu (15/2/2026).
Pemilik akun sekaligus pengantin pria itu langsung membalas komentar sang netizen dengan jawaban bahwa dirinya adalah santri, ustad dan mandor. “santri + ustad + mandor,” jawab pengantin pria sekaligus pemilik akun.
Selain karena jawaban sang mempelai pria di kolom komentar bahwa dirinya adalah santri, hal itu juga dipertegas dengan keterangan dalam video yang menyebut bahwa pernikahan itu merupakan pernikahan seorang santri.
“POV: pernikahan santri bagian pembangunan pondok,” tulis sang pemilik akun sekaligus mempelai pria dalam video.
Sang pemilik akun sekaligus mempelai pria juga menjuluki prosesi pernikahannya dengan julukan “Pacul Pora”. Sebuah kata plesetan dari “Pedang Pora” di mana prosesi tersebut sangat mirip namun pedang yang dipakai digantikan dengan pacul dan sekop.
“Gaskakkk nikah pake PACUL PORA,” demikian kata si mempelai pria saat membalas komentar netizen dengan akun @latteyyu dan @cacanoca.
Kedua netizen itu memberikan komentar nyeleneh bahkan sampe mendoakan pernikahan mereka agar sakinah mawadah dan warohmah.
“Ini wedding dream temen aku bentar aku tag orangnya,” tulis netizen dengan akun @cacanoca.
“Sakinah, mawaddah wamacul,” tulis netizen dengan akun @latteyyu dalam kolom komentar.
Viralnya video ini menunjukkan bahwa sebuah esensi dan keromantisan dalam pernikahan bisa dibuat dengan cara sederhana tanpa harus bermewah-mewahan namun tetap menyentuh hati dan perasaan.
(Rani Hardjanti)