Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Uji Adrenalin di Jalur Langit Transjakarta Koridor 13, Bolongan Menganga di Mana-Mana 

Niko Prayoga , Jurnalis-Minggu, 08 Februari 2026 |11:59 WIB
Uji Adrenalin di Jalur Langit Transjakarta Koridor 13, Bolongan Menganga di Mana-Mana 
Uji Adrenalin di Jalur Langit Transjakarta Koridor 13, Bolongan Menganga di Mana-Mana. (Foto: Niko Prayoga/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Jakarta tampak megah dari balik jendela bus Transjakarta yang melaju di jalur layang Koridor 13. Namun, kemegahan itu seketika pudar oleh gemuruh badan bus yang menjadi “musik pengiring” bagi para penumpang sepanjang perjalanan.

Bukan karena kerusakan mesin, melainkan hantaman ban bus pada lubang-lubang yang menganga di tengah jalur. Rute yang menghubungkan Tegal Mampang hingga CBD Ciledug ini terasa bak wahana adrenalin yang memicu rasa waswas.

Guncangan keras saat bus menghantam lubang menciptakan ketegangan tersendiri bagi penumpang di dalamnya. Jae Sumiati, warga Tegal Parang, Jakarta Selatan, sebenarnya merasa sangat terbantu dengan kehadiran Transjakarta.

“Kalau menurut saya enak, ya, sangat mempermudah, apalagi untuk lansia. Ada area khusus, harganya terjangkau. Pokoknya, kalau bisa jangan dihilangkan,” ungkapnya saat diwawancarai di Halte Bus Transjakarta Tegal Mampang, Sabtu (7/2/2026).

Namun, nada bicaranya berubah saat menyinggung kondisi aspal Koridor 13. Kerusakan jalan ini bukan sekadar ketidaknyamanan, melainkan ancaman keselamatan. Ia kerap merasakan bus kehilangan keseimbangan atau oleng saat menghantam lubang di ketinggian tersebut.

“Banyak jalan berlubang, sangat bahaya. Kita kalau naik Transjakarta itu terasa oleng kadang-kadang,” tuturnya.

 

Ia berharap perbaikan segera dilakukan sebelum memakan korban. Mengingat, Transjakarta kini telah menjadi urat nadi transportasi bagi masyarakat luas.

“Ya, kalau bisa cepat diperbaiki, jangan tunggu terlambat karena itu bahaya sekali. Mudah-mudahan segera ada perbaikan,” harapnya.

Selain itu, Umi, warga Ulujami, juga mengeluhkan kondisi serupa. Tak hanya lubang yang bertebaran sepanjang jalur Tegal Mampang arah Ciledug, ia juga menyoroti masalah infrastruktur lainnya.

“Itu juga pipa-pipa saluran air di jalur layang banyak yang bocor sampai mengganggu pengendara di bawahnya,” kata Umi.

Rasa ngeri menyelimuti batinnya setiap kali bus melintasi titik-titik kerusakan. Bayangan akan risiko kecelakaan di jalur layang membuatnya berharap pemerintah segera turun tangan.

“Ngeri juga, takutnya bus terperosok atau oleng ke bawah. Harapannya segera diperbaiki biar masyarakat tambah nyaman. Kalau goyang begitu, jujur rasanya takut,” pungkasnya.

(Rani Hardjanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement