“Alternatifnya sedang dibicarakan antara Kementerian Sosial dan BPJS, cuman saya tidak paham teknisnya seperti apa, tapi saya sudah terinformasi sudah ada komunikasi antara bpjs dengan Kemensos," jelas Menkes Budi.
Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan (Keslan), dr. Azhar Jaya, S.H., SKM, MARS menegaskan perbaikan akan diupayakan mengingat banyaknya pasien cuci darah yang kini tak bisa berobat dengan BPJS.
“Mengenai teman-teman yang cuci darah, yang kemarin tidak sempat di-cover, prinsipnya kita akan melayani dengan sebaiknya dulu,” papar dr. Azhar.
“Nanti mengenai perbaikan-perbaikan, kita masih terus berkomunikasi dengan BPJS dan kementerian sosial. Jadi intinya nggak boleh berhenti,” tambahnya.
(Rani Hardjanti)