Move On
Kini, Chiki memilih untuk bangkit dari situasi yang terjadi. Ia mengaku telah mengalihkan fokus ke jadwal lain, salah satunya kegiatan promosi sebuah film.
“Aku sudah move on,” tegasnya.
Sebelumnya, konten kreator sekaligus putri musisi Ikang Fawzi ini sempat mengungkapkan secara terbuka bahwa dirinya diberhentikan secara tiba-tiba dari status petugas pendamping ibadah haji.
Hal tersebut disampaikan Chiki melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @chikifawzi. Dalam video itu, ia mengaku tidak mendapatkan alasan pasti terkait pencopotan tersebut.
Padahal, ia telah mengikuti berbagai rangkaian pelatihan dan persiapan fisik demi menjalankan amanah tersebut. Seluruh proses persiapan itu juga sempat ia dokumentasikan dan bagikan melalui media sosial.
“Halo, assalamualaikum teman-teman. Aku mau ngasih tahu aja sih bahwa semalam aku dicopot dari petugas haji. Em, tiba-tiba pemberitahuannya ada arahan dari atasan kalau enggak salah, tapi ya sudah, aku enggak nanya-nanya lebih lanjut,” ungkap Chiki.
Kejadian itu membuatnya terkejut. Baginya, menjadi petugas haji bukan sekadar pekerjaan, melainkan impian besar yang telah ia pupuk sejak lama. Keputusannya bergabung sebagai petugas haji didasari niat tulus untuk beribadah sambil membantu para jamaah di Tanah Suci.
“Ini tuh aku masih mencerna juga. Jujur sedih banget karena one of my biggest dreams itu jadi petugas haji. Haji sambil melayani tamu-tamu Allah. Aku tuh, ya Allah, pengin banget dari tiga tahun yang lalu,” ucapnya.
Meski demikian, Chiki mengaku tidak menyesali seluruh proses yang telah ia lalui selama masa pelatihan. Ia justru merasa mendapatkan banyak pelajaran berharga dan bertemu dengan rekan-rekan yang tulus melayani umat.
“Tapi ya pengalaman itu luar biasa banget menurut aku. Aku banyak ketemu teman-teman baik, teman-teman baru yang tulus-tulus dan memang mempersiapkan diri untuk menjadi pelayan tamu Allah. Masya Allah, aku benar-benar berdoa buat teman-teman semua semoga diberikan kelancaran dan kemudahan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Chiki juga menanggapi berbagai spekulasi yang beredar. Konten kreator islami tersebut menegaskan bahwa selama proses seleksi hingga pelatihan, ia menjalani semuanya sesuai prosedur tanpa perlakuan khusus, meskipun dirinya merupakan figur publik.
“Aku menjalani sepenuh hati banget untuk jadi petugas haji dan tidak ada treatment special. Haji ini kan memang panggilan Allah. Manusia bisa berencana, bisa memperjuangkan, pemerintah bisa memanggil, tapi kalau Allah belum memanggil ya aku enggak akan bisa berangkat,” tegasnya.
Terakhir, Chiki menyampaikan permohonan maaf kepada para jamaah haji yang sebelumnya berharap bisa didampingi olehnya. Ia juga menitipkan doa agar penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lancar.
“Aku minta maaf untuk jemaah haji tahun ini karena niat untuk membersamai penyelenggaraan haji ternyata belum mendapatkan jalannya. Dan aku mohon doa dari teman-teman semua supaya aku bisa dapat panggilan dari Allah dan dimampukan untuk menjawab panggilan-Nya sebaik-baiknya. I’m okay,” pungkas Chiki.
(Rani Hardjanti)