JAKARTA – Duta Besar Kehormatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Pemberantasan Kusta, Yohei Sasakawa, menegaskan komitmennya dalam upaya memberantas penyebaran penyakit kusta di Indonesia.
Melalui Sasakawa Health Foundation (SHF), pria berusia 87 tahun tersebut menekankan bahwa upaya memerangi kusta harus dilakukan secara kolektif dengan mengubah cara pandang masyarakat, khususnya dengan menghapus anggapan bahwa kusta merupakan penyakit kutukan.
“Yang terpenting adalah mengobati dan membebaskan orang-orang ini dari diskriminasi serta memberikan simpati. Saya juga berharap kita dapat bersama-sama melakukan pendekatan yang tepat demi menghilangkan kusta,” ujar Yohei Sasakawa, Kamis (15/1/2026).
Sasakawa menaruh perhatian besar terhadap penyebaran kusta di Indonesia, mengingat Indonesia masih berada di posisi tiga besar negara dengan jumlah penderita kusta terbanyak di dunia.
Menurutnya, penyebaran kusta diperparah oleh minimnya edukasi kepada masyarakat bahwa penyakit tersebut dapat disembuhkan dan tidak mudah menular.