JAKARTA - Kementerian Kesehatan mengumumkan varian influenza A (H3N2) subclade K yang sering disebut super flu telah terdeteksi di Indonesia. Meski gejalanya mirip dengan flu biasa, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah super flu.
Cara yang bisa dilakukan untuk mencegah super flu antara lain perilaku hidup sehat, menjaga imun hingga melakukan vaksinasi. Vaksin influenza adalah vaksin yang diberikan untuk mencegah infeksi virus influenza. Vaksin ini bekerja dengan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan antibodi terhadap virus influenza, sehingga tubuh dapat lebih siap untuk melawan infeksi jika terpapar virus tersebut.
Meskipun vaksin influenza tidak dapat menjamin 100% untuk mencegah flu, vaksin ini dapat mengurangi risiko terkena influenza, memperingan gejala, dan mencegah komplikasi yang lebih serius.
Berikut adalah beberapa jenis vaksin influenza yang tersedia:
Vaksin Inaktif (IIV):
Trivalen: Memberikan perlindungan terhadap tiga strain virus influenza, yaitu H1N1, H3N2, dan B. Vaksin Trivalen juga memberikan perlindungan terhadap strain Virus Influenza tipe B yang memiliki 2 garis keturunan genetik yaitu tipe Victoria yang banyak menyerang anak-anak dan remaja dan tipe Yamagata yang banyak menyerang orang dewasa dan lansia. Selain itu virus influenza tipe Victoria memiliki varian virus lain yaitu tipe Austria yang pertama kali ditemukan di Austria, dimana Vaksin Trivalen sudah dapat memberikan perlindungan terhadap virus jenis ini
Quadrivalen: Memberikan perlindungan terhadap empat strain virus influenza, yaitu dua strain A dan dua strain B. Pada Vaksin Quadrivalen juga telah memberikan perlindungan terhadap kedua jenis virus Influenza tipe B yaitu tipe Victoria dan tipe Yamagata. Serta juga memberikan perlindungan terhadap virus tipe Austria yang merupakan varian virus dari tipe Victoria.
Vaksin Hidup yang Dilemahkan (LAIV):
Tersedia dalam bentuk quadrivalen dan digunakan pada populasi tertentu, seperti anak-anak dan remaja.
Vaksin Rekombinan:
Menggunakan protein hemaglutinin (HA) yang mewakili virus influenza tipe A dan B. Digunakan pada individu dengan alergi telur dan efektif pada orang dewasa berusia minimal 18 tahun
Harga vaksin influenza bervariasi tergantung penyedia layanan (klinik, RS, homecare) dan jenis vaksinnya (misalnya Flubio, Vaxigrip Tetra), mulai sekitar Rp300.000 hingga Rp500.000 untuk dosis tunggal.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)