JAKARTA - Musim flu yang meningkat tajam akhir-akhir ini membuat banyak orang bingung membedakan antara pilek biasa dan super flu.
Mengingat saat ini virus super flu sudah mulai menyebar di beberapa negara termasuk Indonesia.
Pilek dan flu sama-sama penyakit saluran pernapasan yang sangat menular, tetapi disebabkan oleh virus yang berbeda.
Pilek paling umum disebabkan oleh rhinovirus, sementara flu disebabkan oleh virus influenza tipe A dan B yang mampu memicu gejala lebih parah.
Keduanya menyebar lewat droplet pernapasan saat batuk, bersin, atau berbicara, dan juga melalui permukaan yang terkontaminasi.
Pilek biasanya dimulai perlahan dengan gejala seperti hidung berair atau tersumbat, bersin, sakit tenggorokan ringan, dan batuk ringan. Sementara flu, termasuk wabah yang sering disebut super flu cenderung muncul mendadak dan lebih parah, dengan gejala seperti demam tinggi mendadak, kelelahan berat dan kelemahan seluruh tubuh, nyeri otot dan sendi, sakit kepala hebat, batuk kering yang intens, menggigil dan berkeringat, bahkan diare dan hilangnya nafsu makan.
Perbedaan utama di antara keduanya yaitu flu sering datang lebih cepat dan terasa lebih kuat. Sementara pilek, berkembang secara bertahap dan biasanya lebih ringan.