Theobromine sendiri merupakan salah satu komponen utama dalam kakao yang memberikan rasa pahit khas cokelat hitam. Selain memberi cita rasa unik, hasil penelitian menunjukkan bahwa theobromine dapat berkaitan dengan beberapa efek biologis yang berpotensi mendukung kesehatan sel.
Kadar theobromine yang tinggi dalam darah dikaitkan dengan tanda-tanda penuaan yang lebih lambat, tetapi belum dapat dipastikan bahwa mengonsumsi cokelat secara langsung menyebabkan efek tersebut. Cokelat hitam sendiri dikenal memiliki kandungan kakao lebih tinggi dibandingkan cokelat susu biasa, sehingga secara alami mengandung theobromine lebih banyak.
Namun, cokelat pada umumnya juga mengandung gula dan lemak yang perlu diperhatikan, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Oleh karena itu, mengonsumsi cokelat dalam jumlah berlebihan tidak disarankan sebagai cara untuk memperlambat penuaan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)